*http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=137447

Pendidikan Bermutu Harus Punya Ukuran

Penulis: ade irwansyah

PADANG--MIOL:*Pendidikan bermutu harus memiliki ukuran. Ukuran mutu itu akan
ditentukan dengan adanya perbandingan.

"Tanpa adanya pembanding, kita tidak akan tahu apakah mutu pendidikan kita
semakin meningkat atau bahkan tertinggal dari bangsa lain," kata Wakil
Presiden Jusuf Kalla saat tampil sebagai pembicara utama dalam seminar
nasional bertema "Alam Takambang Jadi Guru dan Implementasinya dalam
Pendidikan, Momentum Peningkatan Daya Saing Bangsa", yang digelar ikatan
alumni (Iluni) Universitas Negeri Padang (UNP) di Padang, Sumatra Barat
(Sumbar), Sabtu (7/7).

Menurut JK, salah satu tujuan diselenggarakannya Ujian Nasional (UN) oleh
pemerintah adalah untuk mengukur mutu pendidikan yang ada di Indonesia.
Meski mekanisme dan sistem UN yang telah dijalankan selama lima tahun
terakhir, tetap saja masih terdapat kekurangan, sehingga pemerintah terus
berusaha memperbaikinya dari tahun ke tahun.

Ia mengatakan kemjuan negara ditentukan dengan majunya pendidikan. "Tidak
ada negara maju di dunia sebelum ekonomi negara tersebut maju, sedangkan
ekonomi negara itu tidak akan maju tanpa kemajuan teknologi," ujar Wapres.

"Kemajuan teknologi hanya dapat diraih dengan pendidikan bermutu," imbuh
Jusuf Kalla yang hadir di UNP bersama Menteri Perindustrian Fahmi Idris,
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Menteri Sosial Bachtiar
Chamsyah, Wakil Ketua DPD RI Irman Gusman dan Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi.

Wakil Presiden Jusuf Kalla akan berada di Sumbar selama dua hari, pada Sabtu
dan Minggu (7-8/7). Selain menjadi pembicara utama pada seminar nasional di
UNP, JK juga akan meresmikan pemakaian Masjid Nurul Iman dan asrama
mahasiswa Universitas Andalas, Sabtu (7/7).

Selanjutnya pada Minggu (8/7), JK akan meresmikan pemasangan tonggak tuo
pembangunan kembali Istana Pagaruyung di Kabupaten Tanah Datar yang terbakar
beberapa waktu lalu dan membuka Pekan Budaya Sumatra Barat di Kota Padang.
(AA/OL-03)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke