Kebersamaan anak-anak Muslim dan Yahudi (Erabaru.or.id) - Bisakah antara umat Muslim dan Yahudi menjadi sahabat? Bisa saja terjadi jika hal ini dimulai sejak usia belia. Dan ini benar-benar telah diwujudkan dalam sebuah program pertukaran budaya dan agama antar siswa SD kelas 5 etnis Yahudi dengan penganut muslim di Amerika Serikat baru-baru ini. Berikut laporan reporter kami dari New York.
Tiga tahun lalu, Sheikh Drammeh, kepala sekolah SKI (Sekolah Kepemimpinan Islami), yaitu sebuah SD Islam swasta yang berlokasi di Bronx, New York, menghubungi Museum Sejarah Yahudi. Pada tahun 2004 lalu, rombongan pertama siswa SD Islam tersebut mengunjungi museum dan belajar tentang budaya Yahudi dan Holocaust (kamp konsentrasi Nazi Jerman untuk memusnahkan etnis Yahudi). Menurut pendapat Sheikh, ini adalah sebuah langkah awal untuk menyelamatkan suatu kehidupan. Menurut Sheikh, Jika 2 orang bertengkar yang akan saling membunuh telah hidup bersama sejak belia dan saling mempelajari budaya masing-masing, tentu akhirnya tidak akan terjadi peristiwa saling bunuh. Tahun depan, tenaga pendidik museum untuk sekolah Yahudi mengundang Sheik Drammeh untuk berpartisipasi dalam Pameran Museum Kehidupan Antar Umat Beragama. Acara ini bertujuan untuk membina hubungan antara sekolah Yahudi yaitu Solomon Schechter School dan Kineret Day School, dengan sekolah Islam, Islamic Leader School. Bulan Maret lalu, anak-anak Yahudi dan Muslim mengunjungi Musium Sejarah Yahudi, dimana mereka dapat mempelajari benda-benda bersejarah Yahudi, dan Museum Sejarah Dunia Amerika untuk mempelajari benda-benda peninggalan Islam. Kemudian mereka membuat display dari benda-benda artifak kedua agama ini dengan kategori : nenek moyang, pernikahan dan perayaan, hari Raya umat serta barang-barang rumah tangga. Belajar dan berdiskusi tentang pusaka agama dan budaya yang diturunkan dari nenek moyang mereka, agar tumbuh kesadaran akan rasa kebersamaan. Seorang siswi Yahudi Eliana Lorch, menunjukkan kliping resep masakan perayaan Paskah orang Yahudi. Saat nenekku datang ke London dari Argentina pada tahun 1969, beliau mulai mengkoleksi resep-resep ini dari koran Yahudi. Setiap tahun beliau meminjamkannya kepada sanak keluarga kami, sehingga kami semua bisa membuatnya. Resep-resep ini adalah jalan yang menuntun kami berhubungan dengan komunitas Yahudi di London, dan yang terpenting tentunya dengan sanak keluarga kami sendiri. Bagi kami, makanan adalah bagian penting dari perayaan Paskah (Pesach). Layla Malamut, siswi Muslim, memajang sebatang pipa tembaga asal Beirut, Lebanon. Paman saya Beno adalah seorang Arab Yahudi, suka menghisap dengan pipa ini sejak tahun 1935. Ini adalah tradisi bangsa Arab Yahudi. Benda ini sangat penting bagi keluarga kami untuk menunjukkan asal budaya nenek moyang kami. Pada saat penutupan program acara ini, Sherina Drammeh dari sekolah Islam menyapa peserta dengan mengucapkan salam ala Yahudi (Shalom). Para siswa telah saling mempelajari, semakin sering kita bertemu, semakin kita saling memahami, menghargai dan mencintai, katanya. Nafesah Wadud, 9 tahun, mengatakan,Pada awalnya aku merasa sedikit ragu, karena aku tidak tahu apa yang dipikirkan oleh anak-anak Yahudi. Tapi salah seorang anak Yahudi memberitahuku bahwa orang Yahudi juga ada yang baik dan ada yang tidak begitu baik, seperti orang lain pada umumnya. Ini sungguh membuat aku merasa gembira dan aku telah mempunyai banyak teman, kami terus saling menyapa dan memberi kabar. Anak-anak saling bertukar nomor telepon dan selama musim panas mereka membuat pesta bersama. Orang tua mereka mengundang kami kerumah mereka. Anda pasti tidak akan mengundang seseorang yang anda benci kan ?, kata Sherina. Pada awalnya ada beberapa masalah dari para ortu, namun saat ini manfaatnya telah dirasakan semua pihak, dan orang-orang sudah mulai saling memahami,kata Sheikh. Meskipun siswa Muslim tersebut hanya berasal dari Yaman, Afrika, Guyana, Mali, Sudan, Puerto Rico dan Senegal, Sheikh Drammeh telah mewujudkan impiannya untuk memba-ngun jembatan bagi warga Palestina dan Israel. Dia juga sedang merencanakan untuk mengadakan sebuah konferensi anak-anak dari kedua keyakinan tersebut untuk mengunjungi Israel dan bertemu dengan para pemimpin disana. Tujuan kami adalah membawa pemimpin dari Palestina dan Israel untuk saling berjabat tangan didepan anak-anak. Sudah semestinya para politisi disaat membuat janji didepan anak-anak, mereka akan memenuhinya, karena anak-anak inilah yang akan menjadi pemimpin dimasa mendatang. Alangkah bagusnya bila ide ini juga bisa terapkan di Indonesia, agar kerukunan antar etnis dan umat beragama dapat benar-benar terwujud. Mencintai negara bukan berarti harus menghapus budaya leluhurnya. (Lori Har-El/The Epoch Times New York) HYPERLINK "http://en.epochtimes.com/news/7-6-12/56387.html"http://en.epochtimes.com/news/7-6-12/56387.html No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.472 / Virus Database: 269.10.2/821 - Release Date: 7/7/2007 12:00 AM No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.472 / Virus Database: 269.10.2/821 - Release Date: 7/7/2007 12:00 AM [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

