HYPERLINK "http://en.smscity.com/?m=Register";

WARNING!!

PLEASE REMOVE AFTER YOU READ!!

 

 

Singapore, 09 Oktober 2002.

 

Selamat pagi, satu hari baru lagi aku dapati dari Tuhanku. Berjalan santai aku 
menuju Ang Mo Kio MRT. Lalu lalang penumpang yang penuh sesak kembali menjadi 
teman perjalananku menuju Expo, MRT terdekat kantorku.

 

Kucari sosok seorang Ibu tua yang selalu menarik perhatianku. Ah, kembali 
kulihat sang ibu berjalan tertatih menghampiri kereta. Ya, si ibu yang berjalan 
sambil memegang tongkat. Si Ibu yang buta.

 

Hampir setiap pagi aku melihat ia berjalan tertatih untuk masuk ke dalam kereta 
yang penuh sesak tersebut. Sebelum akhirnya turun di Cityhall dan berganti 
kereta menuju PayaLebar dimana ia turun dan hilang dari pandanganku.

 

Kesal rasanya melihat kerumunan orang orang yang, yach kalau boleh dikatakan 
egois sekali rasanya.  Setiap hari kuperhatikan, dari sekian banyak orang yang 
berjalan dengan santai atau tergesa-gesa, hanya segelintir tangan yang mau 
membantu si ibu untuk berjalan. Bisa dibayangkan sibuknya dan tegangnya si ibu 
di tengah keramaian orang-orang yang menunggu datangnya kereta.

 

Tertabrak kesana-kemari namun tetap berusaha melangkah sambil mengetukan 
tongkatnya ke depan.

 

Tuhan memang baik, tentu saja. Ia tak pernah meninggalkan ciptaanNya.

 

Selalu ada satu orang india yang sama, yang menemani sang ibu. Dalam 
keheningannya, lelaki itu berjalan dan menuntun si ibu. Seperti menuntun ibunya 
sendiri. Kuperhatikan apakah mereka saling mengenal, dan kusadari bahwa 
ternyata mereka asing satu sama lain.

 

Ya, seperti seorang malaikat pelindung saja lelaki itu. Dengan wajahnya yang 
tenang dia menemani si ibu. Walaupun saling diam, mungkin karena berbeda 
bahasa, si ibu rasanya tidak bisa berbahasa inggris.

 

Tapi tadi pagi tidak kulihat si malaikat itu. Namun seiring tanganku hendak 
menggapai si ibu, sebuah sosok tangan mendahuluiku. Ah seorang lelaki lain 
telah Tuhan lunakkan hatinya untuk membantu si ibu. Seorang india lain. Dengan 
tampang yang gagah, dia menuntun si ibu.

 

Tersenyum aku melihat semua itu, ah Tuhan memang baik.

 

Seiring kereta melaju, aku berpikir. Ya, akupun bisa menjadi malaikat malaikat 
kecil bagi si ibu.  Tentu saja jika aku mau merendam semua keegoisanku, 
keegoisanku untuk lebih mementingkan diriku untuk mendapat tempat duduk di 
dalam kereta dan lebih memperhatikan orang yang membutuhkan disekitarku.

 

Ku raih buku tulisan Paus yang berjudul "Sahabat di tengah Sahabat",ku baca 
pesan beliau bagi kaum muda sedunia VII, Flourish whereever you'll be 
planted…Tersenyum aku membaca kalimat itu, ya seperti 2 orang India yang baru 
kusebut, aku juga bisa memuliakan Tuhan dengan orang disekelilingku.

 

“You too can be an angel,” kukatakan itu dalam hatiku.

 

Bukan dengan hal hal yang besar, tetapi dalam hal hal yang kecil, dalam 
kesederhanaan Yesus yang telah di tunjukkan kedua `malaikat' tersebut.

 

Paya Lebar, ah si ibu berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar kereta. 
Bruk, tak sadar ia menabrak seorang wanita. Dan dengan senyum manisnya, wanita 
tersebut menuntun tangan si ibu menuju eskalator dan hilang dari pandanganku.

 

Ah, satu malaikat lagi yang Tuhan kirimkan bagi si ibu. Dan ya, “You too can be 
an angel.”

 

In lumine tuo

 


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.472 / Virus Database: 269.10.2/821 - Release Date: 7/7/2007 12:00 
AM



No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.472 / Virus Database: 269.10.2/821 - Release Date: 7/7/2007 12:00 
AM



No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.472 / Virus Database: 269.10.2/821 - Release Date: 7/7/2007 12:00 
AM
 
  


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke