>>
>> > HARIAN ANALISA
>> > Edisi Selasa, 10 Juli 2007
>> >
>> > Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Abu Dujana
>> > Sah
>> >
>> > Jakarta, (Analisa)
>> >
>> > Hakim praperadilan penangkapan dan penahanan
>> > tersangka teroris Abu Dujana menyatakan penangkapan
>> > dan penahanan tersebut sah karena sesuai dengan
>> > KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana).
>> >
>> > Hakim Wahyono dalam sidang di Pengadilan Negeri
>> > Jakarta Selatan, Senin (9/7), mengatakan,
>> > penangkapan Abu Dujana telah disertai surat perintah
>> > penangkapan yang ditandatangani oleh tersangka dan
>> > keluarga, begitu juga dengan penahanan Abu Dujana.
>> >
>> > Menurut Wahyono, penahanan tersebut telah dilengkapi
>> > dengan surat perintah penahanan yang ditandatangani
>> > oleh tersangka dan keluarga sesuai ketentuan pasal
>> > 20 dan 21 KUHAP.
>> >
>> > Lebih lanjut Wahyono mengatakan, hakim praperadilan
>> > tidak bisa memeriksa dugaan pelanggaran ketentuan
>> > perlindungan anak dalam proses penangkapan Abu
>> > Dujana.
>> >
>> > Menurut pemohon praperadilan yang juga istri Abu
>> > Dujana, Sri Mardiyati, Polisi menangkap dan menembak
>> > Abu Dujana di depan anak-anaknya.
>> >
>> > Hal itu dinilai menimbulkan beban psikis bagi
>> > anak-anak Abu Dujana.
>> >
>> > Menanggapi hal itu Wahyono menjelaskan, hakim tidak
>> > bisa memeriksa trauma psikis anak, karena tidak
>> > termasuk dalam obyek praperadilan.
>> >
>> > "Menurut hemat hakim praperadilan, hal itu tidak
>> > termasuk materi praperadilan," kata Wahyono.
>> >
>> > Selain menolak permohonan praperadilan, hakim juga
>> > membebankan biaya perkara sebesar Rp10 ribu kepada
>> > pemohon Sri Mardiyati.
>> >
>> > Menanggapi putusan tersebut, kuasa hukum Sri
>> > Mardiyati Achmad Kholid langsung mengajukan kasasi
>> > dengan alasan hakim hanya memeriksa bukti yang
>> > diajukan kepolisian, tanpa mempertimbangkan fakta
>> > yang terjadi di lapangan. "Kami atas nama kuasa
>> > pemohon mengajukan kasasi," katanya.
>> >
>> > Menurut Kholid, Polisi telah menyalahi KUHAP dengan
>> > tidak langsung menyerahkan surat penagkapan Abu
>> > Dujana pada saat penggerebekan.
>> >
>> > Surat penangkapan itu baru diterima keluarga Abu
>> > Dujana pada 16 Juni 2007, atau seminggu setelah
>> > penangkapan.
>> >
>> > Kemudian, terkait trauma psikis anak Abu Dujana
>> > Achmad membenarkan bahwa hal tersebut memang bukan
>> > termasuk obyek praperadilan.
>> >
>> > Namun demikian, katanya, dalam penangkapan yang
>> > dilakukan di hadapan anak Abu Dujana itu telah
>> > terjadi penembakan yang tidak semestinya.
>> >
>> > "Keberatan kami adalah, masalah penembakan dalam
>> > penangkapan itu tidak dipertimbangkan," katanya.
>> >
>> > Meski tidak termasuk dalam obyek praperadilan trauma
>> > psikis anak Abu Dujana tetap akan dijadikan salah
>> > satu pertimbangan dalam kasasi.
>> >


Kirim email ke