*http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0707/11/100538.htm


Fosil Hominid Baru Ditemukan di Ethiopia

ADDIS ABABA, RABU*- Penemuan fosil hominid di Ethiopia baru-baru ini
diharapkan dapat mengungkap lebih jelas sejarah evolusi manusia. Sebab,
tulang belulang tersebut berasal dari periode missing link yang belum banyak
terungkap yakni antara 3,5 juta tahun hingga 3,8 juta tahun lalu.

Seorang arkeolog Ethiopia Yohannes Haile Salassie mengatakan fosil yang
ditemukan di Gurun Afar terdiri dari tulang rahang yang utuh dari beberapa
orang dan bagian tulang badan. Fosil tersebut ditemukan dekat wilayah
Woranso-Mille yang merupakan lokasi ditemukannya fosil Lucy pada tahun 1974.

"Ini merupakan penemuan penting yang dapat menyambung kekosongan dalam
evolusi manusia," ujarnya dalam sebuah konferensi pers di Addis Ababa.
Banyak fosil yang ditemukan di wilayah yang berada sekitar 140 kilometer
timur laut Addis Ababa itu namun belum banyak yang berasal dari periode
tersebut.

Tahun lalu, tim ilmuwan internasional mengumumkan penemuan fosil hominid
berusia 4,1 juta tahun. Sedangkan Lucy yang merupakan temuan fosil paling
berharga hidup antara 3,3 juta tahun hingga 3,6 juta tahun lalu. Di Afar
juga ditemukan fosil-fosil hominid ,yang diyakini sebagai nenek moyang
manusia dan primata besar lainnya, berusia 6 juta tahun.

"Ethiopia diketahui dunia sebagai asal-usul umat manusia," ujar Yohannes.
Dari bukti-bukti fosil yang ditemukan sampai saat ini, manusia diperkirakan
memang berasal dari Afrika sebelum akhirnya menyebar ke seluruh sudut dunia.


Sumber: reuters
Penulis: Wah


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke