*
http://www.antara.co.id/arc/2007/7/30/pemerintah-bangun-jaringan-serat-optik-10000-km-pada-2008/


Pemerintah Bangun Jaringan Serat Optik 10.000 KM pada 2008

Bandung (ANTARA News)*- Pemerintah bersama tujuh perusahaan akan membangun
jaringan serat optik sepanjang 10 ribu kilometer bagi peningkatan sarana
komunikasi di Kawasan Indonesia Timur (KTI) pada 2008.

Pembangunan jaringan kabel optik yang dikerjakan oleh konsorsium
beranggotakan PT Bakrie Telecom Tbk, PT Excelcomindo Pratama Tbk, PT Indosat
Tbk, PT Infokom Elektrindo, PT Macca System Infocom, PT Powertek Utama
Internusa, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sebagai yang
memimpin itu diperkirakan menelan biaya Rp4 triliun.

"Pemerintah telah bersepakat dengan ketujuh perusahaan yang tergabung dalam
sebuah konsorsium pembangunan untuk melakukan pembangunan serat optik untuk
KIT, dan diharapkan proyek itu dapat segera dilaksanakan pada 2008 nanti,"
kata Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Muhammad Nuh, kepada
pers di Universitas Padjajaran Bandung, Senin.

Menurut Menkominfo, proyek tersebut dinamakan Palapa Ring yang merupakan
kelanjutan pengembangan Cincin Serat Optik Nasional (CSO-N).

Dikatakannya, proyek pembangunan Palapa Ring itu bertujuan mempercepat akses
telekomunikasi secara nasional yang tidak terbatas pada backbone yang sudah
ada saat ini.

Menurutnya, pembangunan serat optik itu diharapkan mampu menyiasati
keterbatasan akses komunikasi di KIT, sekaligus menambah kapasitas backbone.

Setelah proyek itu terlaksana, ujarnya, pemerintah Indonesia akan
mengintegrasikan kekuatan serat optik yang terdapat di KIT dengan serat yang
terdapat di Kawasan Indonesia Barat (KIB).

Palapa Ring adalah suatu proyek pembangunan jaringan serat optik nasional
yang akan menjangkau sebanyak 33 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh
Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer,
sedangkan kabel di daratan adalah sejauh 21.807 kilometer.

"Investasi ini dilakukan bertahap selama tiga tahun untuk menciptakan
ketersediaan layanan telekomunikasi dari voice hingga broadband sampai
seluruh kota/kabupaten," katanya.

Palapa Ring itu, katanya, diharapkan memberi manfaat besar dan cepat
terhadap pembangunan e-learning, dan e-healty, dan saat ini Depdiknas baru
memiliki kapasitas e-learning sebesar 155 Mega, sehingga setelah proyek itu
selesai kapasitas e-learning bisa ditingkatkan hingga 300 Giga.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke