*
http://www.antara.co.id/arc/2007/8/4/kopi-hasil-panen-raya-rp14-ribu-per-kg/


Kopi Hasil Panen Raya Rp14 Ribu per Kg

Bandarlampung (ANTARA News)*- Harga kopi hasil panen raya yang terjadi
pertengahan Juni hingga Juli 2007 di Kabupaten Tanggamus, Lampung, untuk
kualitas lokal (asalan) sekitar Rp14 ribu per kilogram, sedangkan kualitas
ekspor berkisar Rp15.500-Rp16 ribu.

"Saat ini semua petani kopi yang memiliki lantai penjemuran sedang
mengeringkan hasil panennya untuk mendapatkan mutu terbaik," kata Sekretaris
Jenderal Asosias Petani Kopi Indonesia (APEKI), A Hamidi, di Tanggamus,
Lampung, Sabtu.

Dia menjelaskan, selain memetik buah hingga masak, salah satu untuk
mendapatkan kualitas kopi yang baik adalah dengan penjemuran yang optimum.

APEKI Lampung saat ini membina dua kelompok besar petani kopi yakni Margo
Rukun dengan anggota 25 kelompok tani serta Sinar Abadi beranggotakan 33
kelompok tani, dan masing-masing kelompok rata-rata beranggotakan 50 petani.

Sekitar 60-70 persennya melakukan pola tanam intensif guna menghasilkan kopi
kualitas ekspor.

"Untuk kualitas ekspor, kami sudah bekerja sama dengan salah satu pabrikan
pengolah kopi. Jadi tidak masalah soal pemasaran," jelasnya.

Sedangkan kopi yang kualitasnya tidak baik oleh petani dikelompokkan pada
kualitas lokal dan masih memiliki harga yang memadai.

Menyinggung prediksi panen tahun ini, Sekjen APEKI itu menjelaskan sekitar
170 ribu ton dan mengalami peningkatan sedikit dibandingkan tahun lalu.

"Peningkatannya tidak banyak, karena ada beberapa daerah yang mengalami
kekeringan tahun lalu sehingga produksinya menurun," katanya.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke