pak agus, senang sekali membaca blog anda.
saya juga memelihara beberapa ekor kambing di ajibarang,
purwokerto.

tahun depan ada rencana menambah dengan kambing etawa.
kalau pak danar mau kasih funding, lebih banyak warga bisa
terbantu hehehe.

warga ajibarang lebih suka berternak kambing ketimbang
domba. saya dengar memang orang jawa lebih suka memelihara
kambing, orang sunda berternak domba.



At 01:29 PM 8/7/2007, you wrote:

>Mbok ya jangan dilupakan, sumber energi alternatif juga dapat 
>diperoleh dari limbah kotoran ternak ya 
>pak.......he3x.......Informasinya dapat diperoleh di:
>
>www.dombagarut.blogspot.com
>
>Regards
>
>
>Agus Ramada Setiadi
>
>
>hendi 004 <<mailto:hendi0042000%40yahoo.com>[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>wah....wah...wah.... bagus juga tuh.. kalo yang zaman dahulu hanya 
>merang atau tangkai padi dimana bulir-bulir padi bertengger disana, 
>sekarang sekamnya yang bisa dibuat sumber energi, kemajuan yang fantastis.
>tetapi apakah pernah ada yang mencopa melakukan penelitian untuk 
>limbah dari pengolahan pabrik gula, misalnya ampas dari tebu. Apakah 
>bisa dipergunakan untuk membuat atau menciptakan baik sumber energi 
>ataupun komoditas yang lain?????
>tapi aku berharap moga aja ada beberapa ahli yang mau bereksperimen 
>untuk sampah atau ampas dari tebu itu sendiri.
>
>imuchtarom <<mailto:imuchtarom%40yahoo.com>[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>berita di bawah ini berkaitan dengan topik
>penelitian di sebuah universitas di indonesia
>mengenai sumber energi terbarukan yang dibeayai
>oleh yayasan. Ini termasuk sumber energi
>biomassa, dengan menggunakan 'limbah' pertanian
>yang umumnya tidak dikonsumsi manusia, yaitu
>sekam padi dan tongkol jagung.
>
>saya rasa pilihan biomassa ini cukup aman dibanding
>kan dengan biofuel yang sekarang mulai menimbulkan
>kontroversi, karena banyak menggunakan bahan baku
>hasil pertanian/perkebunan yang edible ( untuk
>bahan makanan ), sehingga mungkin menimbulkan
>kelangkaan dan kenaikan harga.
>
><<http://www.nsfutures.com/pdfs/beanoil_20061212.pdf>http://www.nsfutures.com/pdfs/beanoil_20061212.pdf>
>
>sebetulnya banyak kemungkinan sumber hasil pertanian
>/perkebunan yang bisa dijadikan bahan biofuel
>
><<http://en.wikipedia.org/wiki/Biodiesel>http://en.wikipedia.org/wiki/Biodiesel>
>
><http://www.tempointeraktif.com/>
>
>----------------------------------------------------
>Profesor ITB Mendapat Dana Penelitian Rp 1,2 Miliar
>----------------------------------------------------
>
>Senin, 06 Agustus 2007 | 20:13 WIB
>
>TEMPO Interaktif, Bandung.
>
>Herri Susanto, seorang profesor dari ITB, mendapatkan
>dana penelitian sebesar Rp 1,2 miliar. "Proposalnya kami
>pilih dari 19 proposal yang masuk," ujar Direktur Eksekutif
>Tanoto Foundation Ratih S.A Loekito di Bandung, dalam acara
>penyerahan Tanoto Professorship Award secara simbolis di ITB,
>Senin.
>
>Penelitian Herri berjudul "Penyempurnaan Teknologi Gasifikasi
>Biomassa Sebagai Sumber Energi Alternatif". Menurut Herri,
>penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian dia saat
>meraih gelar doktor di ITB tentang pengolahan limbah sekam
>padi dan tongkol jagung menjadi listrik dan panas.
>
>Herri mengatakan, dari 1 ton gabah bisa menghasilkan 600
>kilogram beras dan 300 kilogram sekam padi. Sedangkan dari
>1 ton bongol jagung, bisa menghasilkan 400 kilogram jagung
>biji dan 500 kilogram kilogram tongkol jagung.
>
>Dari pengering dan penggilingan gabah sekitar 1 ton per jam,
>kata Herri, dihasilkan 300 kilogram sekam. Sekam ini, setelah
>melalui proses kimia dengan temperatur tinggi (gasifikasi),
>bisa menghasilkan bahan bakar untuk genset atau diesel.
>"Daya yang dihasilkan setara dengan 40 kilowatt listrik,"
>katanya.
>
>Menurut Ketua Tanoto Foundation Ibrahim Hasan, proposal
>penelitian Herri sudah melalui dua tahap seleksi. Tahap
>pertama, kata Ibrahaim, berupa review secara teknis dari
>tim di ITB sendiri. "Sedangkan tahap dua ada panel dari
>Tanoto oleh pihak-pihak di luar ITB," katanya.
>
>Ibrahim menambahkan, Herri adalah penerima Tanoto
>Professorship Award yang kedua setelah pihaknya memberikan
>dukungan dana serupa kepada seorang professor dari Universitas
>Gajah Mada, Widyastuti awal tahun ini. "Dia melakukan penelitian
>pada jamur Ganoderma (sejenis jamur yang mengakibatkan akar
>dan batang tanaman menjadi busuk)," ujarnya.
>
>Menurut Ratih, jika penelitian Herri ini berhasil, diharapkan
>masyarakat di daerah terpencil yang belum mendapat pasokan
>listrik bisa mendapat manfaatnya. "Mudah-mudahan kekurangan
>listrik bisa diatasi," ujar Ratih. Rana Akbari Fitriawan
>
>---------------------------------
>Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
>Play Sims Stories at Yahoo! Games.
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>---------------------------------
>Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di 
>Yahoo! Answers
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke