Betul mas, nggak mutu. 

Masak katanya presiden tanggung jawab menjaga rakyat dari dosa..lho 
a) dosa sudah dijerat oleh KUHP, kedua, definisi dosa satu agama, 
saja, yakni Islam, mau dipaksakan bagi penganut agama lain? mau 
ribut ribut apa? Lha makan babi dosa bagi islam, tapi tidak bagi 
penganut agama lain, lha negara tetap harus menghukum? kawin lebih 
dsua istri itu dosa bagi penganut Kristiani, tapi halal bagi Islam, 
lha mau dihukum nggak? apalagi presiden suruh ikut campur? ya 
ampunnnnnn, memakmurkan rakyat aja belon mampu, presiden ditambahi 
kerjaan..

Salam

danardono




--- In [email protected], Robertus Budiarto 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kritikannya ora mutu berisi kesalah pahaman, prasangka, dan 
menuduh.  
> 
> Untunge bukan tulisane Mas Satrio, kalau ndak aku tambah nelongso, 
wartawan kok kualitase begitu.
> 
> Have a nice day
> Bobby B
> 
> 
>        
> 
_____________________________________________________________________
_______________
> Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
> http://searchmarketing.yahoo.com/
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke