http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006115596
*SHALAT ITU MENCEGAH PERBUATAN KEJI DAN MUNGKAR*
Puspen TNI (29/8) - Sungguh shalat itu mencegah perbuatan keji dan
mungkar karena itu shalatlah, karena yang pertama kali Allah akan hisab
adalah shalat. Kalau shalat diterima Allah akan menerima amal ibadah kita.
Tetapi kalau shalat tidak diterima itulah yang membuat berat diri kita.
Demikian ceramah K.H. Othman Omar Sihab, Lc., pada peringatan Isra Mi'raj
Nabi Muhammad SAW 1428 H di GOR A Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta ,
Rabu (29/8).
Lebih lanjut K.H. Othman menjelaskan bahwa ketika engkau berdiri
dihadapan Allah dengan niat untuk memohon ampun, meminta pertolongan
kepada-Nya, bersyukur kepada-Nya, meluapkan rasa kerinduan dan kecintaan
kepada-Nya, karena Dia yang telah mengadakan engkau tanpa kompromi, Dia yang
menentukan nasibmu saat engkau berdiri dihadapanNya, Allah berjanji akan
merontokkan seluruh dosa-dosa kita bagaikan dedaunan di musim semi yang
berguguran.
Penceramah juga menyampaikan, kalau kita sedang mendapatkan problem yang
luar biasa maka perbaiki wudhumu, kemudian shalat dua rakaat ngadulah
dihadapan Tuhanmu, Allah akan turunkan Malaikat Rohman membimbingmu,
Subhanallah.
Sementara Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan Kasum TNI
Letjen TNI Endang Suwarya, mengatakan bahwa peristiwa Isra Mi'raj Nabi
Muhammad SAW yang kita peringati hari ini merupakan peristiwa yang sangat
luar biasa, karena Allah SWT telah memperlihatkan ke Maha Kuasa-Nya kepada
umat manusia, khususnya umat Islam, yaitu Allah SWT telah memperjalankan
seorang hamba-Nya dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di
Palestina, selanjutnya dari Masjidil Aqsha naik ke Sidratul Muntaha untuk
menghadap Allah.
Dari peristiwa Isra Mi'raj, Nabi Mujammad SAW mendapat tugas dari Allah SWT
agar beliau beserta umatnya menunaikan ibadah shalat lima waktu dalam sehari
semalam sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Oleh karena itu mengingat betapa pentingnya peristiwa Isra Mi'raj Nabi
Muhammad SAW tersebut, maka merupakan kesempatan bagi kita untuk instropeksi
dengan tujuan mengingatkan dan mengambil hikmahnya terutama untuk
meningkatkan kualitas ibadah shalat kita dan keluarga.
Panglima TNI menegaskan, sejatinya ibadah shalat telah mengajarkan
tentang kebersihan, kedisiplinan, kebersamaan dan moralitas yang baik yang
apabila seluruh prajurit TNI melaksanakan ibadah shalatnya dengan baik akan
berpengaruh terhadap cara berpikir, bersikap dan bertindak setiap prajurit
TNI utamanya aspek kedisiplinan dan moralitas. Oleh karena itu Panglima TNI
mengharapkan agar prajurit dan PNS di lingkungan Mabes TNI khususnya dapat
mengimplementasikan nilai-nilai ajaran agama terutama nilai ibadah shalat
dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini dikarenakan kita menyadari bahwa tugas
dan tantangan TNI ke depan akan semakin kompleks memerlukan prajurit TNI
yang memiliki semangat kerja yang ikhlas, disiplin tinggi, moralitas yang
baik dan jiwa korsa yang solid.
Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1428 H tersebut dihadiri
oleh segenap personel Mabes TNI baik militer maupun PNS serta personel dari
Mabes TNI AL dan Mabes TNI AU.
[Non-text portions of this message have been removed]