Sayangnya
pencinta poligami selalu saja tidak bosan2nya bilang jumlah perempuan
2x bahkan 5x lipat jumlah laki2 :D
=====
Dear Mbak ...
hal yang terpenting lagi adalah jawaban dari pertanyaan yang diatas ...
karena bersangkutan langsung dengan subjek sekaligus Objek ...
hal yang serupa juga terjadi di dubai mbak ...
kita akan lihat banyak suami yang belanja sayur dan kebutuhan lainnya di
supermarket, bahkan kebutuhan pribadipun tinggal bilang saja ...
walau mereka tidak nyuci piring, karena saudara kita yang banyak di sini,
tapi kan sudah keliatan jelas, kalau wanita begitu manis di sini....
salam hangat selalu
/Lu2
fauziah swasono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
--- In [email protected], lulu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> adakah kemungkinan besar ternd ini akan melanda semua negara maju
dan berkembang ??
> atau mungkin juga akan menjadi trend yang paling di nantikan tanggal
mainnya di indonesia, mengingat jumla wanita yang masih diatas jumlah
laki2...
>
Menurut catatan BPS, jumlah laki2 di Indonesia th 2007 adalah 52,2
persen. Sudah hampir 3 dekade ini jumlah laki2 dan perempuan di
Indonesia berimbang, sekarang malah lebih banyak laki2. Sayangnya
pencinta poligami selalu saja tidak bosan2nya bilang jumlah perempuan
2x bahkan 5x lipat jumlah laki2 :D
Di Cina, mereka kekurangan perempuan di usia produktif (15-64 thn).
Kata temen2, kalau perempuan itu dianggap cantik, suaminya yang akan
mengurus RT mereka: kerja, masak, bersih2.. istrinya leha2 saja.
Mulanya saya kira bercanda. Tetapi melihat bahwa gaya hidup ini
dilakoni oleh hampir semua teman cina saya disini, saya jadi percaya.
Bahkan kata teman cowo dari Cina, kalau cewe pengen cari suami
penurut, ke Beijing atau Shanghai saja.. :D
salam,
fau
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers
[Non-text portions of this message have been removed]