http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1425
*KASAD : LAHAN GAMBUT DAPAT MENJADI LAHAN PRODUKTIF UNTUK SEJAHTERAKAN MASYARAKAT* *Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Djoko Santoso* mengatakan, lahan gambut yang begitu luas di negeri ini dapat menjadi lahan produktif untuk mensejahterakan masyarakat. Hal ini dikatakan Kasad ketika meninjau percontohan pemanfaatan lahan gambut seluas 50 Ha yang dilakukan Kodam II/Swj bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Sumatera Selatan dan Universitas Sriwijya, di Desa Sepucuk, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (7/9). Menurut Jenderal TNI Djoko Santoso, harus diakui untuk menggerakkan masyarakat mau melakukan sesuatu yang bermanfaat baginya diperlukan pengaruh, dan pengaruh itu adalah para pemimpin, para tokoh masyarakat dan para cendikiawan. Sebagai pengarah, memang tidak cukup hanya dengan berbicara, tidak cukup dilakukan dari belakang meja, tetapi harus turun ke lapangan dan berbuat nyata. Berbuat nyata untuk mensejahterakan rakyat, itulah yang dilakukan Pemda Propinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten OKI, bersama Kodam II/Swj, Universitas Sriwijaya dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya di lahan percontohan ini, tambah Kasad. Kasad menegaskan, melalui lahan percontohan ini jika ada kemauan, kesungguhan dan kerja keras, maka kesejahteraan itu akan dapat diraih. Lahan yang tadinya tidak terurus dapat menjadi sumber kemakmuran bagi pengelolanya, kalau dikelola dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Untuk itu, " Mari kita bangkit bersama, bersatu padu untuk bekerja keras membangun daerah menjadi lebih maju, lebih sejahtera, aman, adil dan makmur sebagaimana dicita-citakan oleh NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945", ajak Kasad. Lahan percontohan seluas 50 Ha ini diberikan kepada masyarakat pengelola sebanyak 20 KK, dengan rincian ΒΌ Ha untuk bangun rumah dan pekarangan serta lahan palawija. Kemudian 2 Ha untuk lahan kebun kelapa sawit. Di lahan ini juga telah dibangun rumah type 36 sebanyak 20 unit oleh Denzibang 01-I Korem 044/GAPO dengan biaya tiap rumah sebesar Rp.12.000.000, dan empat jembatan kayu. untuk pengurusan sertifikat rumah akan dibantu oleh Pemda OKI. Masyarakat penerima rumah tersebut adalah masyarakat Desa Sepucuk Kelurahan Kedaton Kecamatan Kayu Agung Kabupaten OKI, bukan masyarakat dari luar daerah. Pada Kesempatan ini Kasad Jenderal TNI Djoko Santoso memberikan bantuan uang kepada 20 KK, masing-masing sebesar Rp. 6.000.000,- dan dihimbau uang yang diberikan untuk modal ternak ayam. (Dispenad) [Non-text portions of this message have been removed]

