http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/231/Default.aspx
*TNI AL PRIORITASKAN KORBAN LUMPUR LAPINDO, DAPATKAN RUMAH NON DINAS* Sebanyak 700 prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI AL wilayah timur berkumpul di Gedung Graha Samudera, Bumimoro Surabaya (11/9) untuk mengikuti acara Sosialisasi Perumahan TNI AL Non Dinas yang rencananya akan dibangun sebanyak 1500 unit di Kramat Jegu, Taman, Sidoarjo. Acara yang dihadiri juga oleh anggota TNI AL korban Lumpur lapindo itu, menampilkan *Kepala Dinas Perawatan Personel Angkatan Laut (Kadiswatpersal) Laksma TNI Hari Yuwono*, *Kepala Induk Koperasi Angkatan Laut (Kainkopal) Laksma TNI Made Detangadi dan Kepala Keuangan Pusat Dinas Keuangan Angkatan laut (Kakupus Diskual) Kolonel laut (S) Petrus* sebagai pembicara. Dalam sambutan singkatnya, Kadiswatpersal mengungkapkan bahwa pimpinan TNI AL pada tahun 2005 telah membeli tanah si Kramat Jegu, Trosobo, Sidoarjo berupa sawah seluas 30 Hektar. Tanah tersebut diperuntukan bagi pembangunan perumahan TNI AL Non Dinas sebanyak 1500 unit. Dalam pelaksanaannya, pembangunan rumah tersebut dalam dua tahap. Pada Tahap pertama akan dibangun sekitar 660 unit rumah yang diprioritaskan bagi anggota TNI AL yang menjadi korban Lumpur Lapindo. Sedangkan 840 unit sisanya akan dibangun kemudian setelah tahap pertama selesai. Perumahan TNI AL Non Dinas yang rencananya akan diberi nama Griya Samudera Asri itu, seluruhnya memiliki type 36, hanya luas tanah yang membedakannya, meliputi luas tanah 91, 108, dan 126 meter persegi. Adapun keseluruhan dana anggaran pembangunannya, akan diambilkan dari dana tabungan disiplin (Tabplin) TNI AL yang dipotong setiap bulannya dari gaji masing masing anggota. Adapun fasilitas kedinasan yang diberikan kepada calon penghuni rumah KPR TNI AL yang baru ini para prajurit serta PNS di lingkungan TNI AL yang nota bene belum mempunyai rumah sendiri, belum pernah dapat kapling TNI AL, belum pernah dapat Subsidi dari Yasbum, YKPP PUM dan Tabplin, serta sisa masa dinas masih memenuhi persyaratan. [Non-text portions of this message have been removed]

