bung nizami marilah kita konsisten dengan apa yang kita inginkan. Korupsi tidak 
akan dapat diberantas bagaimanapun canggihnya sistem yang kita bangun, namun 
sikap otoriter dan membumkan dengan senjata apkah masih harus didukung. 
tindakan tidak demokratis apakah masih harus didukung, tindakan kkn seperti 
yang terjadi di kbri apakah harus di dukung, tindakan tidak berdasarkan 
kepatutan, kepantasan dan kelayakan apakah masih harus didukung?. Soeharto lain 
dengan Soekarno, lain dengan Gus Dur, lain dengan Mega, lain dengan Habibie dan 
lain pula dengan sby, tetapi demokrasi tetap harus di buka, rakyat akan terima 
selama semua terbuka dan memang kita nggak punya uang tetapi kalau rakyat 
dibungkan dan korupsi merajalela mari kita minta sby turun untuk diganti namun 
tidak untuk mengembangkan kkn seperti jaman orde baru. 

A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Ketika Soeharto berkuasa hingga 
dilengserkan tahun
1998, saya tidak suka dengan Soeharto.

Tapi 9 tahun setelah itu di tahun 2007 ini, ternyata
Soeharto lebih baik ketimbang pemimpin yang ada. Di
antaranya:

1. Program transmigrasi yang memberikan petani lahan 2
hektar sawah secara gratis. Saat ini hal ini nyaris
tidak terdengar lagi.

2. Biaya pendidikan dari SD hingga Universitas yang
murah. Dulu di UI biayanya paling cuma rp 400 ribu /
tahun. Uang masuk juga paling cuma rp 200 ribu.
Sekarang uang masuk rp 25-75 juta. Meski diinflasikan
selama 9 tahun dengan rata2 20%/tahun pun uang masuk
UI zaman Soeharto saat ini paling cuma rp 1 juta!
Nah sekarang masuk SMA saja uang masuk bisa rp 7 juta,
kemudian tiap tahun ada daftar ulang sampai rp 1,5
juta. Belum uang buku yang bisa mencapai rp 400 ribu
per semester di SMP dan SMA.

3. Zaman Soeharto buku SD dipinjamkan dari
perpustakaan secara gratis. Sekarang harus beli setiap
tahun. Bisnis buku merajalela. Untuk SD bisa rp 200
ribu.

4. Di zaman Soeharto ada kemandirian dengan mendirikan
IPTN, Telkom, dan Indosat. Sekarang hal itu diabaikan
dan justru diobral ke luar negeri.

Saat ini korupsi justru lebih menggila. Meski APBN
nyaris rp 800 trilyun yang jika dibagikan kepada 50
juta keluarga di Indonesia tiap keluarga bisa dapat rp
16 juta/tahun, tapi karena dikorup sebagian besar
rakyat hidup dalam kemiskinan sementara para pejabat
justru kaya raya.

Meski Mega tidak lebih baik dari SBY, tapi kritiknya
kenapa APBN besar sementara rakyat justru miskin ada
benarnya juga.

Salam

--- irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Kado buat ORBA dan pendukungnya.. Kumaha yeuh '
> http://www.soehartoincbuster.org/' ?
> Putusan dari MA 30/08/2007.;
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/10/time/180132/idnews/828086/idkanal/10
> 
> Bener kan.. ORBA dah bangkit terang"an.. gak
> sembunyi" lagi..
> CMIIW..
> 
> Wassalam,
> 
> Irwan.K
> 
>
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/11/time/131430/idnews/828425/idkanal/10
> 
> 11/09/2007 13 <javascript:void(0)>:14 WIB
> 
> Kemenangan Soeharto Dikhawatirkan Merembet ke Kasus
> Lain
> Gagah Wijoseno - detikcom
> 
>
<http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-krazymarket-tower.ad/>
> *
> Jakarta* - Putusan kasasi MA yang memenangkan mantan
> presiden Soeharto dalam
> perseteruannya dengan majalah Time Asia diduga akan
> berdampak pada kasus
> lain. Salah satunya gugatan perdata terhadap
> Soeharto yang dilancarkan
> Kejagung.
> 
> "Ini sepertinya menggembosi upaya Kejagung dalam
> kasus lawan Soeharto," kata
> kuasa hukum Time Asia, Todung Mulya Lubis, di
> kantornya, Gedung Mayapada
> lantai 5, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa
> (11/9/2007).
> 
> Padahal tulisan yang terdapat dalam majalah Time
> Asia tahun 1999 dilakukan
> melalui riset berbulan-bulan. Penelitiannya pun
> tidak hanya di Indonesia,
> tapi juga beberapa negara lainnya. Validitas hasil
> riset juga diakui jaksa
> agung waktu itu, Marzuki Darusman.
> 
> "Jaksa agung waktu itu, Marzuki Darusman,
> menggunakan data ini untuk
> penyelidikan di kejaksaan," katanya.
> 
> Data ini juga digunakan dalam penyelidikan kasus
> Soeharto saat ini.
> 
> Soal pencemaran nama baik, isi yang terdapat dalam
> majalah Time itu, imbuh
> dia, bukan barang baru. Media-media lain pun sudah
> memberitakan hal yang
> sama.
> 
> Kuasa hukum Time lainnya, Lelyana Santosa,
> mengatakan, sebagai negarawan
> Soeharto tidak punya reputasi lagi. Hal itu nyata
> karena sudah ada Tap MPR
> yang memerintahkan penyelidikan dugaan KKN Soeharto.
> 
> "Itu kan belum pernah dicabut berarti masih ada
> sampai sekarang," katanya.
> * (umi/nrl)*
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 

===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

__________________________________________________________
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz
 


                         

       
---------------------------------
 Unlimited freedom, unlimited storage. Get it now

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke