http://www.tni-au.mil.id/headline.asp?aid=949


*PANGLIMA TNI TINJAU GEMPA BENGKULU DARI UDARA*

*Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto* beserta Tim menggunakana Pesawat
Boeing 737 milik TNI Angkatan Udara melihat langsung dari udara lokasi
terjadinya gempa bumi di Provinsi Bengkulu dan sekitarnya, Kamis (13/9).
Panglima TNI beserta Tim Pukul 08.00 Wib bertolak menuju lokasi gempa bumi
dan kembali ke Lanud Halim Perdanakusuma pukul 10.30 Wib.

Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto sekembalinya dari pantauan udara
menjelaskan pantauan dari udara kerusakan infrastruktur, jalan dan garis
pantai serta bangunan tidak separah yang kita lihat di Aceh, Yogjakarta, dan
Tasik Malaya. Pantauan dari atas, tidak bisa melihat seberapa besar
keretakan apakah ada yang roboh atau tidak mayoritas gedung dan rumah-rumah
masih berdiri dan garis pantai juga tidak rusak, infra struktur jalan dan
jembantan tidak ada yang roboh. Saya juga tidak bisa melihat satu persatu
mana yang hancur karena pantauan ini hanya dari atas. Bandara masih bisa
didarati mungkin gedung-gedungnya retak karena tidak bisa melihat
keretakannya dari atas. Memang tidak bisa melihat seberapa besar tingkat
kerusakan nyata di lapangan karena kita terbang melintas dari atas tapi
hanya kita melihat keseluruhan saja apakah bagaimana ada spot-spot atau yang
parah atau tidak, biar kita bisa mengakses atau mengevaluasi, kata Panglima
TNI.

Panglima TNI juga menambahkan dari TNI sementara ini sudah diluncurkan 3
helikopter, 1 pesawat ke Pandang dan 2 pesawat ke Bengkulu untuk melihat
kemana arah bantuan yang tepat akan dilaksanakan. Kita melihat nanti dari
hasil evaluasi Menko kesra yang baru berangkat bersama Kepala Bakornas dan
Menteri Sosial, sebenarnya beliau-beliau lebih tajam evaluasi karena
langsung turun ke lapangan, karena saya tidak turun langsung. Hal ini
merupakan gambaran awal kita saja dari Mabes TNI, Kata Panglima TNI.

SUMBER: PENLANUD HLM


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke