Nah ini dia daftar pencuri no 1 dunia :
   
  1. Suharto (indonesia) 1967-1998 , kekayaan negara yang dicuri : 15-35 
milliar dollar
  2. F Marcos (Philipina) 1972-1986, kekayaan negara yang dicuri : 5 - 10 
milliar dollar
  3. Mobutu Sese Seko (Zaire ) 1965-1997 : 5 millyar dollar
  4. Sani Abacha (Nigeria) 1993-1998 : 2 - 5 millyar dollar
  5. Slobodan Milosevice (Serbia) 1989 - 2000  : 1 millyar dollar
  6. Jean claude Duvallier (Haiiti) 1971 - 1986 : 300 - 800 juta dollar
  7. Alberto Fujomori (Peru) 1990 - 2000 :  600 juta dollar
  8. Pavio Lazarenko (Ukraina) 1996 -1997 : 114 - 200 juta dollar
  9. Arnoldo Leman (Nikaragua) 1997 - 2002 100 juta dollar
  10. Joseph Estrada (Philipina) 1998 - 2001 : 70 - 80 juta dollar
   
  dari semua nama pencuri no 1 dunia, hanya satu yang hidup tetap tenang dan 
damai menikmati hari tua dan harta kekayaan yang tidak akan habis tujuh turunan 
yaitu Suharto dari Indonesia, saking besarnya duit rakyat yang ditilep dari 
negeri ini, sampai kita bingung sendiri bagaimana cara nangkepnya, apalagi duit 
yang ditilep sudah atasnama anak-anaknya dan tersebar di seluruh jaring 
konglomerasi keluarga suharto.
   
  hampir sebagian para pencuri duit rakyat ini, terjungkal dari kekuasaannya 
secara menyakitkan, kalau nggak dikudeta militer ya dikudeta rakyatnya, ada 
yang masih diburu sampai sekarang sebagai penjahat perang adalah slobodan 
milosevic, 
   
  ada negara yang mencatat rekor dengan menempatkan 2 pencuri duit rakyat dalam 
rangking top 10, yaitu philipina, tercatat atas nama Marcos dan Josep Estrada, 
Marcos mati dalam kenistaan dipengasingan di pulau Hawaii, Josep estrada baru 
saja dijatuhi hukuman seumur hidup.
   
  ada nama yang hampir tidak pernah terdengar sebagai pemimpin yang menonjol, 
namun masuk dalam rangkin Top 10 yaitu Pavio Lazarenko (ukraina) dan Arnoldo 
aleman (nikaragua), enath dimana nasib mereka saat ini.
   
  sebagai bangsa yang punya harga diri, saya cuma bisa mengelus dada, karena 
kita tidak pernah bisa adil pada diri sendiri bahkan orang yang sudah jelas 
terindikasi mega korupsi masih mondar mandir hilir mudik di negeri dengan aman 
dan tentram, lihat sekeliling, para penerusnya bertebaran dimana-mana, menjadi 
pencuri-pencuri yang lebih ulung dari maha gurunya, tidak bisa terdeteksi, 
lebih canggih, lebih halus, menumpuk kekayaan, bermewah-mewahan, ada yang 
terjerat hukum satu dua saja mungkin karena kita tidak terlalu pandai 
berkorupsi atau mungkin korupsinya sendirian, tidak berjamaah makanya celaka.
   
  tidak heran kalau Tuhan tak henti-hentinya mengirimkan peringatan melalui 
bencana yang tiada henti silih berganti, alih-alih mengerti, tetap saja bebal, 
pikiran dan hati nurani sudah dibutakan oleh harta dan jabatan, 
   
  kita memang tidak pernah bisa belajar dari pengalaman, menyedihkan.
   
  wassalam
  iwan
   

       
---------------------------------
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke