http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=143634
*RI Bidik Pasar Organik* Penulis: Asep JAKARTA--MIOL: Departemen Pertanian memprediksi pasar pangan organik dunian akan mencapai USD100 miliar di 2010. Namun, dari pangsa pasar sebesar itu, kontribusi Indonesia masih sangat kecil. "Tahun 2003, pasar global organik hanya USD27 miliar yang bagian terbesarnya berada di Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang. Namun, yang menarik untuk diamati ialah pertumbuhannya yang sangat cepat," kata Menteri Pertanian di Jakarta, Kamis. Menurut Anton, negara yang paling besar menikmati pasar organik ini ialah Thailand. Tahun 2002 pasar pertanian organik negeri Gajah Putih ini baru mencapai USD9,4 juta. Angka ini meningkat pesat dalam tiga tahun hingga 145% atau menjadi senilai US$23 juta. Setelah pertumbuhan tersebut, Thailand selalu menikmati pertumbuhan sebesar 30%. Sedangkan di Indonesia, Anton mengatakan potensinya sangat besar bahkan saat ini, trennya mulai meningkat. Hal ini ditandai dengan meningkatnya lahan organik bersertifikat menjadi 21,7 ribu hektare pada 2005. Padahal, sebelunya lahan organik ini hanya mencapai 2.100 Ha. "Peningkatan ini juga bisa dilihat dari banyaknya petani organik, LSM, dan praktisi yang berkecimpung di pertanian organik," jelasnya. Untuk membantu pengembangan sektor ini, Anton mengatakan, pemerintah akan meningkatkan promosi pangan organik. Selain itu, pemerintah juga mneyiapkan skema subsidi untuk pupuk organik. Program ini akan diawali tahun depan dengan alokasi pupuk 200 ribu ton. Pemerintahpun telah mengeluarkan Standard Nasional Indonesia (SNI). Standard ini tidak diberikan pada produk tapi pada pelaksana atau sistemnya. (Toh/OL-1) [Non-text portions of this message have been removed]

