http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/257/LAKSDA-TNI-ADI-PRABAWA-JABAT-PANGARMATIM.aspx
*LAKSDA TNI ADI PRABAWA JABAT PANGARMATIM* *Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Slamet Soebijanto*bertindak selaku inspektur upacara pada Upacara Serah Terima Jabatan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) dari* Laksda TNI Moekhlas Sidik, MPA* kepada *Laksda TNI Adi Prabawa, S.Ip, MM* di Dermaga Madura, Koarmatim, Ujung, Surabaya, Rabu (19/9). Dalam amanatnya, Kasal mengatakan bahwa pergantian ini pada hakekatnya merupakan wujud dari tuntutan dinamika organisasi. Dengan pergantian ini, diharapkan akan timbul ide yang inovatif sehingga proses pembinaan, penyiapan dan penggunaan kekuatan armada menjadi lebih terarah dan professional. Tuntutan tersebut, tambahnya, terkait dengan kesiapan Koarmatim dalam menerima kedatangan alut sista baru seperti kapal perang jenis korvet, patroli cepat, LPD dan kapal Bantu rumah sakit. "Kegiatan pengadaan dan pembangunan alutsista tersebut merupakan bentuk realisasi dari perencanaan strategis dalam rangka mewujudkan postur TNI AL yang besar, kuat dan professional menuju tataran green water navy yang disegani di Asia," ujarnya. Dengan penambahan alut sista ini, Kasal mengharapkan peran dan tugas Armada RI akan lebih mudah dalam melaksanakan bantuan misi lewat laut yang masih sering terjadi menlanda wilayah kepulauan Indonesia. "Peran serta unsur Armada RI dalam melaksanakan operasi mjiliter selain perang, akan menjadi lebih penting," tegas Kasal. Upacara sertijab yang berlangsung sederhana ini, melibatkan sekitar 1500 personel, meliputi 1 Kompi Satsik Lantamal V Surabaya, Genderang Suling Gita jala Taruna AAL, 1 Kompi perwira pertama, 1 Kompi Kadet AAL. 1 Kompi Pomal, 1 Kompi Kowal, 1 Batalyon Bintara Pelaut, 1 Kompi Tamtama pelaut, 1 Batalyon Marinir dan 1 Kompi PNS. Acara tersebut dimeriahkan pula oleh kolone senapan yang dibawakan oleh 190 prajurit dari Divisi I Marinir, Surabaya. Bertindak sebagai Komandan Upacara Komandan KRI Cakra-401 Letkol Laut (P) Iwan Isnurwanto. Upacara sertijab diakhiri dengan tradisi pelepasan mantan Pangarmatim Laksda TNI Moekhlas Sidik, MPA yang mengendarai Sea Rider dan dikawal dua buah Kendaraan Tempur Bawah Air (KTBA) oleh seluruh prajurit dan PNS Koarmatim. Pergantian jabatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI No. Skep/172/IX/2007 tanggal 4 September 2007 dimana beberapa jabatan di lingkungan TNI terjadi pergantian, termasuk jabatan Pangarmatim. Kedua pejabat ini boleh dibilang bertukar tempat, sebab pejabat lama Laksda TNI Moehklas Sidik, MPA selanjutnya akan menjabat Asops Kasal (Asisten Operasi Kasal) sedangkan pejabat baru Laksda TNI Adi Prabawa, S.IP, MM yang sebelumnya Asops Kasal menempati jabatan Pangarmatim. Yang menarik dari sertijab kali ini, Laksda TNI Adi Prabawa, S.Ip, MM sebagai pejabat baru Pangarmatim adalah putra kedua dari Laksamana R. Mulyadi yang pada tanggal 1 Agustus 1960 sampai 1 November 1962 menjabat sebagai Panglima Armada. Bahkan pada tahun 1965 - 1969, Laksamana R. Mulyadi menjabat sebagai Kasal. Selama 31 tahun mengabdi di TNI AL, 14 tahun dihabiskannya di Kapal selam dan secara kebetulan, ayahnya -Laksamana R. Mulyadi- merupakan orang kapal selam juga. Riwayat Hidup Laksda TNI Adi Prabawa, S.Ip, MM Laksamana Muda TNI Adi Prabawa, SIP, MM menjabat sebagai Panglima Komando Lintas Komando Militer (Pangkolinlamil), sejak tanggal 3 Februari 2006 berdasarkan surat keputusan Panglima TNI No. Skep/297/VII/2006 tanggal 9 Agustus 2006 Perwira Tinggi bintang dua yang dilahirkan di Lawang Kota Malang Jawa Timur pada tanggal 5 Mei 1953 ini ditetapkan sebagai Asisten Kasal Bidang Operasi (Asops Kasal) menggantikan Laksamana Muda TNI Djoko Agoes Hanoeng. Penugasan. Sejak dilantik sebagai Perwira TNI AL dengan Pangkat Letnan Dua talah mengalami berbagai penugasan. Penugasan pertamanya pada tahun 1977 di KRI Amboina sebagai Kepala Departemen (Kadep) Bantu, ADC Panglima Armada (1978), Perwira Anti Kapal Selam (AKS) KRI Lemadang (1978), Perwira Divisi (Padiv) Navigasi KRI Monginsidi (1979), Kepala Divisi Komunikasi KRI Nanggala (1982), Perwira Torpedo KRI Pasopati (1983), Perwira Torpedo Bramasta (1983), Perwira Torpedo KRI Nanggala (1984), Padiv senjata KRI Nanggala (1984), Kadep Navigasi Operasi KRI Cakkra (1986), Kepala Seksi Taktik Satsel Koarmatim (1989), Kedep Ops KRI Cakra (1990), tahun 1993 menjabat Pasprogra Satsel Koarmatim, Palaksa KRI Cakra (1994), Komandan KRI Cakra (1994), Dosen Sessko ABRI (1997), Kapuskodal Mabesal (1998), Komandan Flotila IV Koarmatim (2001), Kepala Staf Gugus Keamanan Laut Koarmabar (2002), Komandan Gugus Tempour Laut Koarmabar (2004), Kepala Staf Koarmatim (2004), Panglima Komando Lintas Laut Militer sejak 3 Februari 2006 dan selanjutnya dipromosikan sebagai Asops Kasal. Pendidikan. Berbagai jenis pendidikan militer yang pernah diikuti sejak lulus AAL adalah kursus perwira remaja (1977), Kursus Penataran P4 (1980), Pendidikan Calon Awk Kapal Selam (1982), International Humanitary (1982), Kursus Bahasa Jerman (1983), Pendidikan Lanjutana Perwira (Diklapa) II/Koum Angkatan II (1988), Susgati Bintal (1990), Pendidikan Reguler Seskoal Angkatan XXX (1992-1993), Sesko ABRI Angkatan XXIII (1996-1997), dan Lemhanas KRA Angkatan XXXV (2002). Tanda jasa. Tanda jasa yang dimiliki melipiuti : Bintang Jalasena Nararya, Satya lencana GOM VII, Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Kesetiaan XXIV dan Satya Lencana Dwidya Sista I. Keluarga. Laksamana Muda TNI Adi Prabawa SIP, MM, dalam menjalankan tugas sehari-hari didampingi oleh istri tercinta Ny. Euis Widiastuti dan dikaruniai 4 orang putra/putri yaitu : Adiyudha Prastama, Citra Prameswari, Widya Paramitha dan Julia Asih Widyati. [Non-text portions of this message have been removed]

