Sebagai pelanggan KOMPAS yang setia, terkadang saya harus melompati kolom tajuk 
rencana tersebut, supaya saya tidak membuang waktu sia-sia. 

Gara-gara milis ini, saya jadi membaca tajuk rencana tersebut.  Eh..  ternyata 
mereka masih tidak rela dan ngotot membela bapak pembangunan cendana. Sikap 
ngotot dan argumentasi gaya "pokoke"  yang tidak jujur seperti ini 
dipertontonkan di media nasional terbesar negeri ini sebenarnya sungguh 
keterlaluan. Apalagi pembelaan Suharto dilakukan dengan menggosok jimat 
nasionalisme segala.  Ini adalah sebuah DEMAGOGI.  Sunguh memalukan dan 
membahayakan jika koran nasional terbesar menjadi seperti ini.  Mereka lupa 
akan martabat mereka. Sungguh mengecewakan...  Sungguh mengecewakan.

Bukan saja sebagai pelanggan KOMPAS, tetapi anggota keluarga bangsa ini, saya 
merasa berduka sedalam-dalamnya. Mereka lupa mereka punya dignity...

Saya tahu banyak wartawan KOMPAS yang juga menyesali tajuk rencana tersebut. 
Saya ikut berduka dengan mereka sedalam-dalamnya.

Salam Bendera Setengah Tiang
Bobby Budiarto


       
____________________________________________________________________________________
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. 
Yahoo! Answers - Check it out.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke