http://www.antara.co.id/arc/2007/10/5/indonesia-akan-jadi-presiden-dk-pbb/


*Indonesia Akan Jadi Presiden DK PBB*

Jakarta (ANTARA News) - *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* mengungkapkan
Indonesia akan menjadi *Presiden Dewan Keamanan PBB* pada November 2007.

"Hal itu terungkap dalam pembicaraan saya beberapa saat lalu dengan *Sekjen
PBB Ban Ki-Moon*," kata *Presiden Yudhoyono*, saat berbuka puasa bersama
dengan para petinggi dan prajurit TNI sekaligus malam syukuran HUT ke 62
TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat.

Kepala Negara mengatakan, dalam pembicaraannya dengan Sekjen PBB Ban
Ki-Moon, Presiden menjelaskan kebijakan kepemimpinannya sebagai Presiden DK
PBB, yakni dengan menggalang kekuatan kawasan Afrika-Afrika, Timur
Tengah-Timur Tengah, dan Asia Timur untuk menyelesaikan berbagai
permasalahan di kawasannya.

"Meski begitu konsep itu bisa diterapkan untuk menyelesaikan berbagai
konflik di kawasan lain," ujarnya.

Presiden Yudhoyono mengungkapkan, hingga kini situasi keamanan di Afrika
masih kurang menggembirakan demikian juga situasi keamanan di Timur Tengah
yang masih dipenuhi konflik.

"Karena itu sebagai bagian dari masyarakat internasional Indonesia harus
senantiasa siap jika sewaktu-waktu harus terlibat dalam misi perdamaian PBB,
khususnya di Afrika seperti di Darfur, Sudan Selatan," katanya.

Terkait itu tambah Yudhoyono, Indonesia terus mengadakan komunikasi dengan
PBB agar apa yang diamanatkan dalam UUD 1945 bahwa Indonesia aktif mendukung
misi pemeliharaan perdamaian PBB dapat terwujud.

Yudhoyono juga menambahkan, selaku Presiden pihaknya akan mengizinkan
keterlibatan pasukan TNI untuk membantu misi pemeliharaan perdamaian PBB
terutama dalam menciptakan "peace keeping" bukan "making peace".

"Sepanjang penugasan tersebut berada di bawah bendera PBB, maka sebagai
Presiden, saya akan mengizinkan," katanya.

Pada acara berbuka puasa bersama tersebut, Presiden Yudhoyono didampingi
Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu seperti
Menhan Juwono Sudarsono, Menkopolhukam Widodo AS, Menneg Koperasi dan UKM
Suryadharma Ali, serta Menneg BUMN Sofyan Djalil.

Sementara itu Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto didampingi oleh Kepala
Staf Angkatan Darat Jenderal Djoko Santoso, Kepala Staf Angkatan Udara
Marsekal Herman Prayitno dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Slamet TNI
Soebijanto.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke