http://www.tni-au.mil.id/headline.asp?aid=1003
http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006116161
http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1640
http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006116162
*KODAM JAYA PERINGATI HARI TNI KE-62
*
PENDAM JAYA (5/10) - *Kepala Staf Kodam Jaya* (Kasdam Jaya) *Brigjen
TNI Anshory Tadjudin* bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan ke
62 Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2007 bertempat di lapangan
upacara Kodam Jaya Jalan Mayjen Sutoyo Cililitan Jakarta Timur. Jumat
(5/10). Hadir dalam upacara tersebut seluruh pejabat teras Kodam Jaya dan
seluruh personil satuan yang berada di komplek Markas Kodam Jaya. Dalam
upacara kali ini ditunjuk sebagai Komandan Upacara adalah Komandan Bataliyon
202/Taji Malela Letnan Kolonel Inf Haris Panca Putra dan pengucap Sapta
Marga Komandan peleton 2 Kompi A Yonif 202/Taji Malela Letda Inf Bambang
Budi.
Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara
menyampaikan bahwa, hari ini Tentara Nasional Indonesia genap berusia 62
tahun, usia yang menurut ukuran hidup manusia telah berada pada tingkat
kedewasaan yang matang, baik dalam pemikiran maupun tingkah laku. Satu hal
yang sangat membanggakan, bahwa pengabdian TNI yang tidak pernah luntur
dalam mempertahankan kedaulatan bangsa Indonesia sejak kelahirannya 62 tahun
yang lalu, telah mendapat pengakuan dari segenap komponen bangsa Indonesia,
sesuai dengan jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara
Nasional dan Tentara Profesional. Saat ini integritas dan kedaulatan Negara
Kesatuan Republik Indonesia masih mengalami ujian yang tidak ringan.
Semangat persatuan dalam kebhinekaan ternyata belum sepenuhnya dapat
dihayati oleh sebagian masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat adanya gejala
separatisme kedaerahan, radikalisme yang bernuansa SARA, kekuasaan yang
mengarah pada anarkisme dengan berkedok demokratisasi senantiasa mengemuka
dalam kehidupan bangsa kita. Mencermati dari pengalaman sejarah
perjuangan bangsa Indonesia, seluruh komponen bangsa harus menyadari
bahwasanya tujuan Nasional yang telah diamanatkan UUD 1945 akan dapat
terwujud apabila bangsa ini bersatu dalam tekad dan kebersamaannya didalam
wadah NKRI, tegas Panglima TNI.
Panglima TNI melanjutkan, dalam menjamin terciptanya perdamaian
dunia sesuai amanat UUD 1945, kita juga telah mampu memperlihatkan kepada
dunia bahwa TNI tidak hanya sekedar menjadi penonton. Partisipasi TNI
melaksanakan misi perdamaian dunia dibawah bendera PBB yang tergabung dalam
Kontingen Garuda XX-D MONUC Kongo telah bertugas di Kongo dan Kontingen
Garuda XXIII-A telah bertugas di Lebanon, juga penugasan lain di
negara-negara konflik merupakan bukti nyata betapa bangsa Indonesia selalu
mendambakan terciptanya perdamaian di muka bumi ini.
Setelah selesai upacara peringatan ke-62 Hari TNI, dilanjutkan dengan apel
luar biasa pemberangkatan personil Kodam Jaya yang melaksanakan cuti Lebaran
gelombang pertama oleh Kasdam Jaya. Dalam pesannya Kasdam Jaya menyampaikan,
sebagaimana kebijakan pimpinan bahwa pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini
diberikan cuti lebaran 2 (dua) gelombang yang masing-masing gelombang
memperoleh cuti selama 1 (satu) minggu. Kepada seluruh personil yang
melaksanakan cuti lebaran dan yang menggunakan kendaraan pribadi maupun
kendaraan umum, kemanapun tujuannya, supaya melengkapi diri dengan
surat-surat yang diperlukan baik surat-surat penting kendaraan maupun surat
diri pribadi. Selama dalam perjalanan berusahalah menjadi contoh dalam
berlalu lintas, karena masyarakat memahami bahwa Tentara masih menjadi
panutan dalam hal kedisplinannya, jaga nama baik keluarga, satuan dan TNI-AD
dalam setiap langkah dan perbuatan selama melaksanakan cuti, demikian tegas
Kasdam Jaya.
[Non-text portions of this message have been removed]