begini aja, radityo sayang

kalok anda memang punya sesuatu yang sangat berharga untuk diketahui
masyarakat Indonesia di internet terutama para senimannya sehubungan
dengan "Pernyataan Sikap Ode Kampung" dan "Manifesto Boemipoetra" yang
saya Saut Situmorang dan kawan-kawan tulis dan publikasikan, bagaimana
kalok anda mengundang kami di sebuah tempat publik untuk membicarakan
atau memperdebatkan keduanya? silahkan anda yang tentukan waktu dan
tempatnya. 

dan karena anda selalu mengklaim kedua Pernyataan kami di atas adalah
spesifik dibuat untuk "menyerang" Komunitas Utan Kayu/Teater Utan
Kayu, nah bagaimana kalok mereka juga diundang untuk membicarakan
kedua Pernyataan kami itu? di tempat mereka juga boleh, kami pasti datang.

atau kami yang menentukan tempat dan waktunya? silahkan anda kontak
Redaksi Jurnal Sastra "boemipoetra": Wowok Hesti Prabowo 0817723192

saya sudah males banget melayani tingkah norak anda di internet. kalok
norak anda itu ada eksentriknya, masih lumayan! tapi norak anda sudah
memasuki gejala penyakit jiwa yang, saya beritahu anda, sangat tidak
baik bagi kesehatan psikologis dan fisik anda. juga kesehatan
intelektual anda, kalok anda memang punya hal ini.

hasutan dan fitnah anda di internet sudah tidak bisa lagi dikunyah
para pembaca, tapi anda kayaknya kurang paham ini. mungkin kerna latar
belakang psikologis anda yang saya singgung di atas barusan. nah biar
reputasi anda sedikit membaik, apalagi anda kan masih ada hubungan
darah dengan intelektual besar kontemporer Indonesia bernama Goenawan
Mohamad yang menurut anda jauh kehebatan mutu intelektualnya dibanding
saya penyair Saut Situmorang ini, maka buatlah sesuatu yang sedikit
positif dalam kehidupan anda yang sudah berjalan 42 tahun itu. caranya
mudah aja kok. bikin aja debat umum yang saya katakan di awal surat
saya ini.

menilik karier anda mulai dari alumni fakultas ekonomi Universitas
Islam Indonesia Yogyakarta sampai bos dari MAKI yang anda bilang
anti-kejahatan itu, nah pantes kan anda menjaga reputasi institusional
tersebut.

begitulah dulu dari saya. saya punya banyak pekerjaan penting dalam
hidup saya ketimbang cuma kembali menjadi anak-anak manja yang berbuat
merugikan orang lain tapi gak pernah ditegur orangtuanya. orangtua
saya dan para anggota keluarga besar saya baik dari marga Situmorang
maupun dari marga Pakpahan dan Sinaga selalu menegur saya dengan keras
tiap kali saya berbuat tidak patut terutama di ruang publik dan
merugikan publik. makanya saya ajak anda untuk sekali lagi berdebat
secara orang dewasa dan intelektual aja di ruang publik di luar
cyberspace.

kalok anda terlalu pengecut dan gak berani untuk menerima tantangan
ini, maka diamlah! anda sebenarnya tidak termasuk dalam isu sastra
yang kami perjuangkan tapi anda secara tidak malu telah berusaha keras
untuk mengaburkannya, dengan membuat fitnah-fitnah, manipulasi nama
dan email serta membuat milis bernama "Sautisme" yang kampungan itu.
sayang anda gagal kan. dari awal pun mestinya anda tahu kalok anda
pasti gagal! kerna satu alasan sederhana: yang kami perjuangkan dalam
sastra Indonesia itu memang benar dan kontekstual! 

-Saut Situmorang

During times of universal deceit, telling the truth
becomes a revolutionary act (George Orwell)

===============================================




--- In [EMAIL PROTECTED], radityo djadjoeri <radityo_dj@>
wrote:
>
> Teruntuk para pecinta seni budaya Indonesia nan adiluhung,
>  
> Saya pribadi bisa memahami pernyataan sikap yang ditulis oleh Bung
Bonnie Triyana untuk mundur (menarik diri) dari Ode Kampung (OK), 
walau ia telah ikut membubuhkan 
> tandatangan di Rumah Dunia beberapa waktu silam. Saya berharap
langkah yang ia tempuh bukan karena paksaan dari siapa pun. 
>   
> Saya memang menyimak ada sesuatu yang janggal dengan OK, ketika
tiba-tiba beberapa penandatangan OK membuat selebaran bertajuk
"Manifesto Boemipoetra" yang menjelek-jelekkan Komunitas Utan Kayu
(KUK) secara kasar bin vulgar. Saya juga menerima email dari beberapa
penandatangan OK yang mengeluh karena naskah OK yang pernah mereka
tandatangani ternyata berbeda isinya dengan naskah yang beredar di
milis-milis. 
>    
>   Saya pernah menanyakan secara terbuka tentang hal itu kepada Saut
Situmorang, namun tak ada jawaban. Ia malah ketawa
hahahahahahaa...entah apa maksudnya.
>  
> Selanjutnya, apabila Anda mempunyai pendapat tentang hal tersebut di
atas, silakan kirimkan ke email saya di email ini atau: radityo_dj@
>  
> Salam,
>  
> Radityo Djadjoeri
>  
>   blog penampung isu seni budaya indonesia:
>   
> http://artculture-indonesia.blogspot.com
>  
>  
>   =======================================
>   
> ----- Original Message ----- 
> From: Boni Triyana 
> To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[email protected] ; [EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Thursday, October 11, 2007 3:54 PM
> Subject: [pantau-komunitas] Pernyataan Sikap Bonnie Triyana
>   
> Pernyataan Sikap Bonnie Triyana
>    
>   Dengan ini saya menyatakan menarik keterlibatan saya dari
Pernyataan Sikap Sastrawan Ode Kampung, yang ditandatangani pada 21
Juli 2007 di Serang, Banten. Saya buat keputusan ini setelah
mencermati kontroversi, yang berkembang soal Sastrawan Ode Kampung di
satu pihak, yang dihadapkan dengan Komunitas Utan Kayu, di pihak lain.
>   Sebuah perdebatan seyogianya mengedepankan semangat pencarian
terhadap kebenaran atau pembaruan yang bisa membawa perubahan lebih
baik bagi masyarakat.
>    
>   Kontroversi di beberapa mailing list dan surat kabar ini, menurut
hemat saya, tidak konstruktif bahkan menjalar kepada tindakan
insinuatif terhadap beberapa orang. Ini satu hal yang harus
dihindarkan dalam diskusi intelektual. 
>    
>   Saya memutuskan menarik diri dari Pernyataan Sikap Sastrawan Ode
Kampung.
>    
>   Jakarta, 11 Oktober 2007
>    
>   Bonnie Triyana
> 
> 
> 
> e-mail: radityo_dj@  
>   blog: http://mediacare.blogspot.com  
>    
> 
>        
> ---------------------------------
> Building a website is a piece of cake. 
> Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke