Dear miliser,
   
  "Penyair kenamaan" Saut Situmorang bilang, "Orangtua saya dan para anggota 
keluarga besar saya baik dari marga Situmorang maupun dari marga Pakpahan dan 
Sinaga selalu menegur saya dengan keras tiap kali saya berbuat tidak patut 
terutama di ruang publik dan merugikan publik. 
   
  Pernyataan yang ia umbar itu ternyata tidak pas dengan apa yang selama ini ia 
perbuat, sekadar polesan gincu belaka. Apa marga Anda loncat-loncat kegirangan 
saat mereka baca puisi yang menghina para dewa yang dipuja umat Hindu? Apa 
marga Anda bertepuk tangan kala baca puisi Anda tentang jembut yang terselip di 
gigi Tuhan? Apa marga Anda tawa terbahak-bahak kala Anda selalu memaki-maki 
dengan kasar orang yang mengkritik Anda?  
   
  Kalau Anda baca beberapa link di bawah ini, apa teguran dari petinggi marga 
Situmorang, Pakpahan dan Sinaga kepada seorang Saut Situmorang? Jangan-jangan 
mereka akan lari tunggang langgang, karena akan disemprot Saut habis-habisan. 
Dari dulu mereka pasti sudah tahu, bahwa urat malu Anda memang sudah putus 
sejak lahir.
   
   
  Berikut linknya:
   
  Republika menyinggung perasaan umat Hindu:
   
  
http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/09/republika-menyinggung-perasaan-umat.html
   
  Dua pria Bali membincangkan harian Republika di Sydney:
   
  
http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/09/dua-pria-bali-membincangkan-harian.html
   
   
  Tanggapan masyarakat luas tentang sosok Saut Situmorang:
   
  
http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/10/tanggapan-masyarakat-tentang-saut.html
   
  Tuan Saut nan luar bi(n)asa: 
   
  
http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/09/tuan-saut-nan-luar-binasa.html
   
  Rangkaian puisi untuk Saut Situmorang: 
   
  
http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/09/rangkaian-puisi-untuk-saut-situmorang.html
   
  Tanggapan Saut Situmorang tentang puisinya yang mejeng di harian Republika: 
   
  
http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/09/tanggapan-saut-situmorang-tentang.html
   
  Doa dari London: 
   
  
http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/09/doa-dari-london-semoga-debat-sautisme.html
   
  Sembahlah Tu(h)an 
   
  http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/09/sembahlah-tuhan-saut.html
   
  Saut dan Tuhan: 
   
  http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/09/saut-dan-tuhan.html
   
  Apa puisiku ini menghina agama? 
   
  
http://artculture-indonesia.blogspot.com/2007/09/apakah-puisiku-ini-menghina-agama.html
   
   


e-mail: [EMAIL PROTECTED]  
  blog: http://mediacare.blogspot.com  
   

       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke