Interaksi TNI dengan berbagai pihak di Lebanon merupakan sesuatu yang sangat
kondusif

-------------------------------------------------------------------------------------------

http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006116245

*MOBIL PINTAR TIBA DI LEBANON*



*PUSPEN TNI (19/10)* - Hercules TNI AU  C-130 H dengan Call Sign A-1321,
tiba di Bandara Internasional Beirut pukul 8 pagi tanggal 17 Oktober 2007.
Pesawat dari kesatuan Squadron Udara 31 Halim Perdana Kusuma Jakarta,
diawaki oleh pilot Mayor Pnb Wisoko dan Kapten Pnb Sugeng. Sedangkang Letkol
Pnb Isep Hasan sebagai *Commander Mission*.  Kedatangan pesawat Hercules
kali ini adalah membawa bekal ulang untuk Konga XXIII-A dan dua buah unit
mobil pintar untuk mendukung tugas pasukan Indonesia di Lebanon.

          Keberangkatan pesawat tersebut dari Jakarta tanggal 15 Oktober
lalu dengan rute
Halim-Medan-Bangkok-Dhaka-Lahore-Islamabad-Mehrabat-Beirut.Rute penerbangan
pesawat yang kedua ini hampir sama dengan Hercules yang pertama saat membawa
bantuan dari *Presiden* dan *Panglima TNI* lalu. Selama penerbangan, crew
yang bertugas di pesawat berjumlah 13 orang dan penumpang hanya 1 orang,
yaitu dari *Mabes TNI* yang bertugas untuk menyerahkan barang-barang
tersebut. Direncanakan untuk rute kembali pesawat tersebut adalah kebalikan
dari rute keberangkatan.

          Dua unit mobil pintar tersebut adalah bantuan dari ibu negara *Ny
Ani Bambang Yudhoyono*. Saat ini Konga XXIII-A di Lebanon telah memiliki
satu unit mobil pintar yang merupakan hasil kreatifitas Satgas. Sedangkan
mobil yang dikirim dari Indonesia telah didesain khusus untuk memudahkan
interaksi dengan pelajar di Lebanon. Kesesuaian bentuk dan modifikasi
membuat mobil tersebut lebih elegan.

Konga XXIII-A yang saat ini bertugas di Lebanon akan menyelesaikan misinya
pada akhir November 2007. Sedangkan untuk pasukan pengganti telah disiapkan
oleh Mabes TNI. Indonesia melanjutkan memberikan kontribusi pasukannya
kepada Unifil (United Nations Interm Force In Lebanon) untuk memelihara
proses perdamaian di Lebanon. Saat ini misi Unifil di Lebanon diperpanjang
hingga 31 Agustus 2008. Perpanjangan misi Unifil di setujui oleh Dewan
Keamanan PBB dengan Resolusi 1773 yang dihadiri oleh anggota tetap dan tidak
tetap Dewan pada tanggal 24 Agustus 2007.

          Kondisi di Lebanon saat ini, sedang berlangsung proses pemilihan
presiden. Pemilihan presiden dilakukan oleh anggota parlemen. Sesuai jadwal
pemilihan tersebut seharusnya berlangsung tanggal 25 September, namun
ditunda hingga tanggal 23 Oktober. Penundaan pemilihan presiden tersebut
terkait perbedaan yang ada antar partai politik.

          Konga XXIII-A sesuai resolusi 1701, tetap melaksanakan
tugas perdamaian terutama bantuan kemanusiaan. Kegiatan ini dirasakan
langsung oleh masyarakat seperti pengobatan, pembersihan dan pembangunan
rumah ibadah serta pendistribusian alat pendidikan. Komputer, generator dan
alat sekolah bantuan *Presiden RI* telah didistribusikan dan mendapat
sambutan yang besar dari masyarakat. Banyaknya infrastuktur pendidikan yang
rusak membuat bantuan yang diberikan oleh Indonesia, dirasakan langsung oleh
penduduk setempat.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke