http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8054
*<http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=categories&op=newindex&catid=2>KONTINGEN
TNI DI LEBANON DEFILE DI DEPAN RAJA SPANYOL*
<http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&new_topic=1>
London, Pasukan perdamaian Indonesia atau Kontingen Garuda (Konga) yang
tergabung dalam UNIFIL di Lebanon mengusung bendera Merah Putih dalam acara
defile militer melewati panggung kehormatan dihadapan Raja Juan Carlos dan
Ratu Sofia, yang berlangsung disepanjang jalan Plasa de Colon, di Madrid,
Jumat.
Turut menyaksikan di panggung kehormatan Perdana Menteri Jose Luis Rodriguez
Zapatero, pejabat tinggi serta kalangan diplomatik, Duta Besar RI untuk
Kerajaan Spanyol, Slamet S. Mustafa dan Atase Pertahanan RI Kolonel CHB
Wahyu Agung Prayitno, demikian Pelaksana fungsi Pensosbud KBRI Madrid, Allen
Simarmata dalam keterangan yang diterima ANTARA London, Jumat.
Keempat perwira TNI yang bergabung dengan pasukan lainnya dalam parade
defile militer memperingati Hari Nasional Spanyol, adalah Mayor (Mar) TNI
Asril Tanjung, Kapten (Inf) TNI Kristomer Sianturi, Kapten (Nav) TNI Sony
Beny Simanjuntak dan Kapten (Kav) Valian Wicaksono.
Menurut Allen Simarmata, peringatan Hari Nasional Spanyol yang jatuh pada
hari Jumat 12 Oktober sedikit berbeda, karena adanya partisipasi dalam
defile militer dari 27 negara yang tergabung dalam United Nations Interim
Force in Lebanon (UNIFIL) yaitu satuan penjaga keamanan bentukan PBB yang
ditempatkan di berbagai wilayah Lebanon.
Negara-negara pasukan perdamaian yang tergabung dalam UNIFIL yang diundang
oleh Pemerintah Spanyol pada perayaan hari nasional tersebut antara lain
adalah Italia, Perancis, Turki, India, Malaysia dan Indonesia.
Menurut Kolonel CHB Wahyu Agung Prayitno, keikutsertaan pasukan perdamaian
Indonesia pada parade militer tersebut merupakan cermin penghargaan
pemerintah Spanyol atas peran dan sumbangan pasukan perdamaian Indonesia dan
negara lainnya yang tergabung dalam UNIFIL, melaksanakan tugas-tugas menjaga
perdamaian di Lebanon.
Sementara di lapangan, tercipta koordinasi dan kerja sama yang erat antara
pasukan Spanyol dan pasukan perdamian Indonesia dalam berbagai operasi
penjagaan keamanan, ujarnya.
"Bagi Indonesia khususnya TNI, kesempatan ini merupakan suatu kebanggaan
terlebih saat menyaksikan bendera Merah Putih berkibar melintasi panggung
kehormatan parade militer dihadapan Raja dan Ratu Spanyol , PM, pejabat
tinggi lainnya dan masyarakat Spanyol yang menyaksikan acara parade
tersebut," ungkap Kol Wahyu .
Partisipasi Indonesia yang diwakili anggota TNI yang ditempatkan dalam
satuan UNIFIL di Lebanon serta perwakilan militer negara lainnya pada defile
tersebut merupakan hal yang baru pertama kali terjadi dalam penyelenggaraan
defile militer dalam rangka memperingati Hari Nasional Spanyol.
Ikut sertanya pasukan perdamaian Indonesia yang diundang secara khusus
merupakan cerminan adanya hubungan bersahabatan yang baik antara TNI dengan
Angkatan Bersenjata Spanyol.
Pada saat terjadi musibah tsunami yang menimpa daerah Aceh dan Sumatera
Utara pada tahun 2004 , Angkatan Bersenjata Spanyol memberangkatkan sejumlah
prajuritnya untuk bersama-sama dengan anggota TNI bahu- membahu memberi
bantuan kemanusiaan kepada masyarakat setempat yang tertimpa bencana.
Keempat prajurit pasukan perdamaian Indonesia tersebut bersama pasukan
negara lainnya tiba di Spanyol 8 Oktober diberangkatkan secara khusus dari
Lebanon dengan menggunakan pesawat militer Spanyol dan direncanakan akan
meninggalkan Spanyol kembali bertugas di Libanon pada hari Sabtu.
Sumber: ANTARA
[Non-text portions of this message have been removed]