Ketidakseimbangan akan mengundang ketidakseimbangan

--------------------------------------------------------------------

http://www.antara.co.id/arc/2007/10/20/g7-serukan-fleksibilitas-mata-uang-di-china/

*G7 Serukan Fleksibilitas Mata Uang di China*

Washington (ANTARA News) - Para pemimpin keuangan kelompok G-7, Jumat,
menyerukan China untuk mengijinkan mata uangnya lebih bebas untuk menguat di
pasar valuta asing, sebuah sumber salah satu delegasi mengatakan.

Seruan akan dibuat dalam pernyataan akhir setelah pertemuan para menteri
keuangan dan bankir bank sentral dari Inggris, Kanada, Perancis, Jerman,
Italia, Jepang dan Amerika Serikat.

Amerika dan beberapa rekanan dagangnya telah mengulang kembali peringatannya
agar China menerapkan rezim mata uang yang lebih fleksibel, menentang yuan
China yang dipertahankan rendah untuk mendukung ekspor China yang dinilai
tidak "fair" di pasar dunia.

Tetapi, Wu Xiaoling, orang kedua di Bank Sentral China (PBoC) menyatakan
bahwa Beijing sedang bergerak untuk melakukan reformasi mekanisme nilai
tukarnya dalam upaya menunjukkan responnya sebagai salah satu anggota
masyarakat ekonomi global.

"Perpindahan nilai tukar di tengah tidak adanya kebijakan restrukturisasi
ekonomi akan melukai China," kata Wu dalam sebuah forum di Peterson
Institute of International Economics.

"Sejak China menjadi salah satu penggerak ekonomi global, ini akan melukai
ekonomi global. Oleh karena itu otoritas memutuskan untuk mereformasi rezim
nilai tukar dalam sebuah kendali yang bertahap."

Wu mengatakan, beberapa langkahnya "bukan sebuah manipulasi nilai tukar"
menunjukkan responsibilitas dari China sebagai salah satu pasar baru yang
besar." (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke