Sobat-sobat sekalian, Silahkan ikut hadir di acara "Pertemuan Kesastraan: Jumpa Sastrawan dengan Mahasiswa" Tempat: Universitas Trisakti Tanggal: Jum'at tgl 26 Oktober 2007 Waktu: Jam 9:30 sd 11:30.
Selain saya akan juga tampil penyair Sutardji Calzoum Bachri. Inilah bagian pengantar makalah saya dalam acara tersebut: Pengantar Kutipan dari sebuah email saya: Betul, Bung, saya akhirnya memutuskan untuk melupakan semua filsafat dan pandangan hidup macam apa pun ketika bertanya "siapakah manusia?" di dalam hidupnya di masa sekarang, masa lampau dan masa depan, setelah saya menemukan Biologi ternyata punya jawaban yang memberikan pencerahan, terutama peranan tiga-otak (triune brain) di dalam batok kepala kita itu. Dua dari yang tiga itu bernama Otak Reptelia dan Otak Mammalia. Maka kalau saya sekarang membaca puisi Chairil Anwar berjudul "Aku" itu misalnya, kata "binatang jalang" dalam puisi itu bagi saya adalah metafora yang yang bersumber dari dan sekali gus konotasinya berrada di Otak Reptelia yang menganut prinsip "fight or flight" (lawan atau lari) yang digerakkan oleh insting "survival of the fittest" yang tidak pernah rasional bahkan menolak untuk dirasionalkan oleh Otak Neo-cortex. Ya, prilaku manusia yang bersumber dari Otak Reptelia, yaitu otak yang secara urut kacang dalam perjalanan evolusi-otak adalah otak tertua, selalu seperti itu. Sedangkan keputusan atau prilaku yang berdasarkan kepada pilihan atas "fight or flight" yang bersumber di dalam R-complex di dalam Otak Reptelia itu memang bisa dinilai berakibat "positif dan benar" bisa juga "negatif dan salah" tergantung kepada dipandang dari sudut mana dan oleh siapa. "Saya makhluk biologis," inilah kesadaran awal yang memberikan pencerahan kepada saya dalam memandang hidup manusia di masa kini, masa lampau dan masa depan. Selain "evolusi masih terus berjalan" (termasuk berlaku terhadap diri manusia, terutama evolusi atas otaknya itu), adalah sebuah realitas ilmiah dan tidak bisa ditolak lagi. Ikra.- ======

