Iya Ananto bener. Indonesia tuh rawan maling. Jembatan dan rel kereta aja 
dimaling, apalagi cuma CCTV.

Sepertinya Pak Nizami musti kudu segera secepatnya dalam tempo 
sesingkat-singkatnya nyusun juklak buat para pendakwah, juru khotbah, dan 
uztadz-ustadz untuk bahwa mencuri itu bakal disiksa kubur. Lha kalau khotbahnya 
cuman dapet bidadari, para pencuri akan terus gentayangan.




  ----- Original Message ----- 
  From: Ananto 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, October 24, 2007 9:22 AM
  Subject: Re: [ppiindia] Penggunaan CCTV untuk Keamanan Lingkungan


  bung nizami,
  gimana jika cctv nya juga dicolong maling? jadi ga berfungsi kan?

  salam,
  ananto

  On 10/23/07, A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  >
  >
  > Sesungguhnya CCTV (Closed Circuit TV) dapat dimanfaatkan
  > untuk mengamankan lingkungan terutama tempat-tempat umum yang rawan
  > kejahatan
  > seperti terminal bis, terminal kereta api, bandara, dan juga pasar-pasar.
  >
  > Jika ditaruh di pintu masuk atau tempat strategis lainnya,
  > maka CCTV bisa merekam siapa saja yang melalui tempat tersebut. Bahkan
  > jika
  > gelap gulita, CCTV dengan infra merah tetap bisa merekam gambar dengan
  > jelas
  > meski warnanya berubah jadi hitam putih.
  >
  > CCTV bisa
  > dipasang hingga 16 titik dan disambungkan dengan monitor TV yang diawasi
  > oleh
  > petugas. Bahkan bisa juga CCTV tersebut diawasi dari jauh melalui
  > internet. Hasilnya
  > juga bisa direkam dalam harddisk selama 1 bulan setelah itu baru rekaman
  > terakhir menimpa rekaman yang pertama.
  >
  > Dengan cara itu,
  > jika ada penumpang bis yang dibius, penumpang tersebut bisa mengenali
  > orang
  > yang membiusnya dari hasil rekaman CCTV jika memang wajah penjahat
  > tersebut
  > terekam. Bahkan jika ada petugas yang mengamati monitor CCTV, petugas bisa
  > segera mengetahui kejadian yang sedang berlangsung dan berusaha untuk
  > mencegahnya. Petugas bisa mengetahui orang yang mencurigakan yang hanya
  > mondar-mandir saja selama beberapa jam di satu tempat.
  >
  > Harga CCTV juga
  > cukup terjangkau. Satu CCTV dengan infra merah harganya sekitar Rp 500
  > ribu
  > sementara alat perekamnya waktu saya tanya dulu sekitar Rp 5 juta (mungkin
  > sekarang lebih murah).
  >
  > Berikut berita di
  > Detik.com <http://detik.com/> tentang penggunaan CCTV:
  >
  >
  > 
http://detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/08/tgl/10/time/174049/idnews/815788/idkanal/323
  >
  > Jumat, 10/08/2007 17:40 WIB
  >
  > 100 CCTV Awasi Titik Rawan Jakarta
  >
  > Nadhifa Putri - detikinet
  >
  > Jakarta
  > - Sejumlah titik rawan dan tempat strategis di DKI Jakarta telah diawasi
  > kamera
  > closed-circuit television (CCTV). Dari
  > 160 kamera yang direncanakan, 100 di antaranya telah beroperasi dan
  > dikendalikan operator Crisis Center DKI Jakarta.
  >
  > ===
  > Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
  > Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]<syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com>
  >
  > __________________________________________________
  > Do You Yahoo!?
  > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
  > http://mail.yahoo.com
  > 
  >

  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG Free Edition. 
  Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.15.8/1089 - Release Date: 23/10/2007 
19:39


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke