Terungkap, AS Dukung Irak Gunakan Senjata Kimia terhadap Iran  Rabu, 24 Okt 07 
11:20 WIB
   
  Analis Timur Tengah dari International Crisis Group (ICG) Joost Hiltermann 
mengungkapkan sebuah informasi penting tentang keterlibatan AS dalam perang 
Iran-Irak pada tahun 1980-1988.
   
  Berbicara dalam sebuah seminar internasional di Tehran, Selasa (23/10) 
Hiltermann mengatakan bahwa pemerintah AS saat itu menggunakan satelit 
mata-matanya untuk membantu Irak agar bisa melakukan lebih banyak lagi serangan 
senjata kimia ke Iran.
   
  Hiltermann merujuk pada buku yang ditulisnya tentang serangan-serangan 
senjata kimia terhadap masyarakat Kurdi di kota Halabja, Irak pada tahun 
1988-buku ini terbit di AS-dan mengatakan bahwa "Kami memiliki banyak bukti 
atas serangan di Halabja. Kami yakin bahwa Iraklah yang melakukan 
serangan-serangan ini dan AS telah memberikan dukungan pada Irak untuk 
menyerang Iran dengan senjata kimia. "
   
  "Selama perang delapan tahun antara Iran-Irak, Irak menjatuhkan bom-bom kimia 
bukan hanya pada rakyat Iran tapi juga pada rakyat Kurdi, " ujar Hiltermann 
seperti dikutip kantor berita Mehr.
   
  Uniknya, kata Hiltermann, pemerintah AS saat itu mengintervensi proses 
pengadilan Saddam Hussein dan mendukung ancaman hukuman mati bagi Saddam di 
awal-awal sidang. Tujuannya, sambung Hiltermann, agar isu penggunaan senjata 
kimia terhadap Iran dan keterlibatan AS dalam kasus itu tidak terungkap di 
pengadilan.
   
  Hilterman menjadi salah satu pembicara dalam seminar dua hari tentang 
"Serangan Senjata Kimia Irak terhadap Iran dan Konsekuensinya" yang dibuka pada 
hari Senin kemarin di Teheran. Seminar dihadiri oleh para duta besar, atase 
militer dan sejumlah korban serangan senjata kimia pada masa perang Iran-Irak. 
(ln/presstv)


 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke