http://www.kompas.com/ver1/Kesehatan/0710/26/170000.htm



*Seberapa Besar Pengaruh Gen dalam Selera Makan Kita?*

Tidak semua orang Padang suka makanan pedas, pun demikian halnya dengan
orang suku Jawa, meski setiap hari bertemu dengan makanan yang dominan rasa
manis bisa jadi mereka merasa ada yang kurang jika tak ada sambal di
piringnya. Kenyataan ini mungkin bisa menjelaskan teori para ahli yang
mengatakan gen yang dibawa sejak lahir akan menentukan kesukaan seseorang
pada satu jenis makanan tertentu.

Selama ini banyak yang berasumsi lingkungan sosial keluarga dan tingkat
pendidikan akan menentukan makanan yang kita sukai. Namun para ahli dari
Kings College London menentang pendapat tersebut dan mengatakan faktor gen
lah yang berperan dalam selera lidah seseorang.

Penelitian yang dilakukan di Inggris membuktikan hal tersebut. Sekitar
3.000perempuan kembar identik berusia 18-79 tahun diikutsertakan dalam
penelitian
ini. Seperti sudah diketahui, kembar identik memiliki susunan genetik yang
sama satu sama lain. Jenis makanan yang dipilih si kembar itu akan
dibandingkan dengan pilihan non kembar. Dari sini para ahli akan
membandingkan apakah selera makanan dipengaruhi oleh faktor alamiah atau
sosial.

Hasil penelitian yang dilaporkan dalam jurnal Twin Research and Human
Genetics itu menyimpulkan bahwa 41-48 persen pilihan seseorang pada suatu
makanan dipengaruhi oleh faktor genetik.

Profesor Jane Wardle dari University College mengatakan bahwa sangat mungkin
gen berpengaruh dalam hal selera makan. Menurutnya ketika kita melihat
makanan tertentu, tubuh akan melepaskan senyawa kimia tertentu dan hal ini
mempengaruhi selera kita pada suatu makanan.

"Jadi jika orangtua berusaha membentuk pilihan makanan seorang anak,
misalnya supaya anak makan sayur, sepertinya itu akan percuma. Gen yang
dibawa si anaklah yang paling berpengaruh," kata Wardle. (BBC/An)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke