Tanpa bermaksud membela cak nun, mungkin menurut dia, ada baiknya 
kita masing-masing mengoreksi diri sebelum mengklaim yang lain itu 
sesat.

Kalau sekarang ada bahasan sesat atau tidak sesat, maka menurut saya, 
sebentar lagi akan ada perdebatan yang paling murni atau tidak murni. 
Padahal afiliasi agama Islam di Indonesia apapun itu tidak bisa 
mengklaim sebagai golongan/kumpulan yang paling murni ajarannya. 
Bagaimana mungkin kita bisa mengklaim sebagai yang paling murni? 
Sedangkan kita mendapat ajaran agama secara turun temurun dari orang-
orang sebelum kita: ortu, kyai, ulama, eyang, dsb. Sementara mereka 
juga belajar dari source sebelumnya. Jadi seperti apa yang paling 
murni?

Saya rasa kemurnian itu juga tidak perlu diperdebatkan terlalu 
panjang. Intinya kita yang beragama Islam berusaha mengikuti ajaran 
rasul (Muhammad SAW.) menjalankan sunnah dan menjauhi larangan Allah.

Tapi kalau ada yang mengklaim dirinya sebagai Rasul hanya karena 
bertapa 40 hari, saya rasa dia bukan mendapat wahyu tapi mendapat 
bisikan sesat. Alirannya sesat atau tidak? Bisikannya (dari hasil 
pertapaan) yang sesat. 
 

--- In [email protected], "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Memang susah Mbak Salma Fe kalau mau menuding ini sesat, itu tidak 
sesat. Zaman juga berperan. Dulu dicap sesat, sekarang tidak. Dulunya 
tidak sesat, sekarang jadi sesat. Itu - orang Jawa bilang - 
namanya "wolak-waliking zaman".
> 
> Semisal 5 tahun lagi Pemerintah RI menetapkan aturan agar seluruh 
perempuan Indonesia wajib berjilbab warna hitam semua. Sedangkan Mbak 
Salma maunya warna putih saja, Mbak juga bisa dituding sesat. Jadi 
bisa-bisa ditimpukin batu, diseret-seret ke lapangan untuk dihukum 
massa.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: sFe 
>   To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; al-
[EMAIL PROTECTED] 
>   Sent: Friday, November 02, 2007 1:06 PM
>   Subject: Re: [ppiindia] Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama 
Sesat
> 
> 
>   sepertinya cak nun sudah mulai menyesatkan diri. sendiri yang 
sesat kok menyebut "kita" 
> 
>   Ananto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   Cak Nun: Kita dan Alqiyadah Sama-Sama Sesat
> 
>   Surabaya, *NU Online*
>   Di tengah gencarnya kecaman terhadap Al Qiyadah Al Islamiyah yang 
dianggap
>   menyebarkan ajaran sesat, budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) 
justru
>   berpendapat bahwa semua komponen bangsa ini berada dalam 
kesesatan.
> 
>   "Apakah Al Qiyadah sesat? Wong Anda sendiri sesat kok tanya Al 
Qiyadah. Coba
>   tunjukkan satu saja di Indonesia ini yang tidak sesat," katanya 
dalam
>   sarasehan untuk menyemarakkan dies natalis ke-47 ITS di Surabaya, 
Kamis.
> 
>   Pada sarasehan bertema, "Bersama ITS Menuju Indonesia Emas" juga 
tampil
>   sebagai pembicara Rektor ITS Prof Ir Priyo Suprobo, MS, PhD dan 
pendidikan
>   pelatihan "Emotional Spiritual Quation" (ESQ) Ary Ginanjar 
Agustian.
> 
>   Dalam pandangan Cak Nun, masyarakat Indonesia saat ini berada 
dalam
>   kesesatannya masing-masing, yakni dalam bidang teologis, akhlak, 
budaya,
>   sistem atau kesesatan gabungan dari semua bidang itu.
> 
>   "Jadi saat ini, tidak ada manusia yang secara sistem tidak 
terlibat dalam
>   ketersesatan itu. ITS juga sadar akan ketersesatannya, sehingga 
perlu
>   menggandeng ESQ," katanya.
> 
>   Pada kesempatan itu, ia juga mengemukakan bahwa semua orang dan 
kelompok
>   berada dalam kesesatan, termasuk kiai, ulama bahkan orang-orang 
MUI (Majelis
>   Ulama Indonesia) sendiri yang sering memberikan lebel sesat.
> 
>   "Makanya Al Qiyadah itu gampang saja. Kalau MUI bilang ajaran itu 
sesat, MUI
>   juga sesat. Sesama sesat tidak boleh saling mengganggu," katanya. 
(ant/eko)
> 
>   [Non-text portions of this message have been removed]
> 
>   Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 
> 
>   [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
>    
> 
> 
> --------------------------------------------------------------------
----------
> 
> 
>   No virus found in this incoming message.
>   Checked by AVG Free Edition. 
>   Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.15.18/1104 - Release Date: 
01/11/2007 18:47
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke