http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/295/Default.aspx



*KASAL:JIKA INGIN MAJU DALAM TEKNOLOGI,TIRU DAN KEMBANGKAN TEKNOLOGI ASING*


*Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Slamet Soebijanto* mengingatkan
kepada seluruh prajurit TNI AL agar memperhatikan perkembangan teknologi
yang saat ini sedang berkembang di dunia guna mengambil pelajaran untuk
memajukan dan mengembangkan persenjataan yang dimiliki oleh TNI AL. Hal
tersebut dapat dijadikan acuan untuk menciptakan kekuatan pertahanan negara
yang besar, kuat dan profesional sesuai dengan konsep Green Water Navy yang
dicanangkan oleh pemimpin TNI AL. Keinginan tersebut disampaikan Kasal saat
membuka Seminar Sehari yang diadakan Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-45
TP2007 dan berlangsung di Gedung Yos Sudarso, Sekolah Staf dan Komando
Angkatan Laut (Seskoal), Selasa (6/11).

Kasal menambahkan bahwa teknologi yang dimiliki TNI Angkatan Laut dapat maju
dan modern walaupun dengan anggaran yang sangat terbatas yakni dengan cara
meniru dan mencontoh sistem persenjataan canggih milik negara lain. Dengan
melakukan kedua hal tersebut, diharapkan para prajurit TNI AL dapat
 mengembangkan sistem persenjataan yang dimiliki.

"Dengan cara membongkar dan melihat secara langsung bagaimana cara merakit
persenjataan, kemudian membuat serta mengembangkannya sendiri, maka kita
dapat menekan anggaran persenjataan seminimal mungkin dan bisa memiliki
persenjataan canggih untuk menjaga kepentingan dan kedaulatan negara "ujar
Kasal optimis.

Menurut Kasal, dimasa yang akan datang,  TNI Angkatan Laut berkeinginan
 membangun kekuatan yang besar, kuat dan professional dalam konsep Green
Water Navy  dan disegani bukan saja di kawasan Asia. Namun untuk mewujudkan
keinginan tersebut, harus diikuti dengan adanya anggaran yang sesuai dan
memadai

Mensikapi hal tersebut, dalam rangka meningkatkan persenjataan yang ada, TNI
AL melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan persenjataan yang ada dengan
melakukan kerja sama dengan negara lain dan melakukan refresh engineering.
Segala bentuk perbaikan dan pembuatan persenjataan dikerjakan di dalam
negeri.

 Pada penekanannya kepada peserta seminar, Kasal mengatakan bahwa  keinginan
pemimpin TNI adalah memiliki sistem persenjataan yang Besar, Kuat dan
Profesional. Keinginan tersebut bukan hanya  kepada TNI Angkatan Laut namun
juga kepada seluruh angkatan yang ada baik TNI Angkatan Darat dan TNI
Angkatan Udara. Untuk itu, hendaknya pemikiran tersebut wajib dimiliki oleh
setiap prajurit TNI, karena negara Indonesia merupakan negara yang besar
yang mempunyai wilayah kedaulatan yang luas yang harus dijaga dengan baik.

Para pemimpin TNI Angkatan Laut juga terus berupaya menjaga dan menimbulkan
imej di mata dunia bahwa perairan di kawasan Indonesia merupakan perairan
yang aman dan dijaga serta dikelola dengan baik oleh negara.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke