http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8086
*<http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=categories&op=newindex&catid=5>RATUSAN
PERSONIL TNI AU LATIHAN PERANG-PERANGAN DI PANTAI PANDAN WANGI*
<http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&new_topic=1>
Lumajang, Ratusan personil TNI Angkatan Udara d melakukan latihan
perang-perangan, Senin (5/11) di pantai Pandan Wangi, Kecamatan Tempeh
Lumajang.
Dalam latihan perang yang disaksikan *Kepala Staf TNI Angkatan Udara
Marsekal Herman Prayitno*, pasukan TNI Angkatan Udara berkekuatan sebanyak
700 personil dari seluruh kesatuan di Indonesia itu memperagakan proses
infiltrasi dan evakuasi di medan musuh.
Latihan perang yang dilakukan di pantai Pandan Wangi juga melibatkan satuan
pesawat tempur utama seperti F-16, Hawk 5 , helikopter PUMA, fokker dan
pesawat Hercules, dan peralatan canggih yang digunakan seperti radar dan
komunikasi satelit.
Latihan perang kali ini diawali dengan kemahiran para penerbang pesawat
tempur untuk menghancurkan daerah musuh dengan senjata rudal dan roket.
Selain itu juga diperagakan proses evakuasi terhadap personil TNI yang
terluka di daerah musuh, dengan menggunakan helikopter PUMA , dengan tim
evakuasi lengkap melakukan evakuasi dalam formasi tempur.
Pada bagian akhir latihan perang, ratusan personil TNI AU dari kesatuan
paskhas TNI AU melakukan penyerbuan secara konvensional ke daerah lawan
menggunakan parasut.
Dengan menggunakan pesawat angkut jenis Hercules, Fokker dan CN 235, ratusan
pasukan penerjun bersenjata lengkap langsung diterjunkan di daerah lawan
hingga terlibat baku tembak dengan musuh.
Meski berlangsung lancar namun latihan perang kali ini juga diwarnai insiden
jatuhnya dua prajurit TNI saat melakukan terjun payung.
Beruntung ke dua tersebut prajurit hanya mengalami cedera dan langsung
dibawa petugas untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kepala staf TNI AU Marsekal Herman Prayitno mengungkapkan latihan perang
kali ini sengaja difokuskan pada operasi ofensif untuk menghancurkan musuh
dalam waktu singkat.
"Perang - perangan ini untuk melatih para prajurit TNI AU lebih profesional
dan senantiasa selalu siap diterjunkan ke medan petempuran," katanya.
Sumber : Antara
[Non-text portions of this message have been removed]