wah---, MUI dah kelewatan bangat nich, dah mempertuhankan diri 
sendiri, pake klaim Al-Qiyadah Menyimpang dari Tauhid Islam, Tuhan 
aja belum menghakimi!!!!, lagian juga urusan spritual ngga' ada 
hubungannya dengan pemerintah, trus sejarah membuktikan sebelum 
manusia mengenal pemerintahan manusia sudah memiliki semangat 
spritual alias sudah punya tradisi spritual. 
MUI dah kelewatan bangat nich, pake isu Al-Qiyadah Menyimpang dari 
Tauhid Islam. Kalo mau adil nich, banyak ajaran lain yang menyimpang 
dari islam, contohnya nasrani, hindu, makanya yang adil dong, jangan 
mentang2 Al-Qiyadah sub altern trus pantas untuk dihabisi. Islam 
juga ngga' bisa ngapa2in kalo kalo jadi sub altern!!!!
Ane bukannya sentimen sama MUI, ane juga islam ko' tapi kalo dah 
kelewatan gitu sich ngga' bisa dibiarin!!!
AKU SEMESTA dah memperingatkan dalam surah AL BAqarah 
2:62 "sesunggguhnya orang2 mu'min, orang2 yahudi, orang2 nasrani dan 
orang2 shabiin, siapa saja diantara mereka yan benar-benar beriman 
kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima 
pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan 
tidak pula mereka bersedih hati"

Jadi dah negerti belum sich!!! Jadi kalo dipikir-pikir nich bukan Al-
Qiyadah yang menyimpang tapi kaya'nya MUI dech menyimpang dari 
ajaran islam. Ya ane usul aja MUI dibubarkan!!!!!

Untukmu Nusantara
hantujanda 
di Fuya2

Kirim email ke