LHOOOO ... Nanti khan jadinya kayak Lapindo .......!!!
Tsk, tsk ... dirumah sendiri gagal total, bahkan sampai hari ini 
juga masih tidak beres, kok berani2nya pak Tisnaldi mau mengekspor 
kegagalannya ke negara lain?

Bener2 pak Tisnaldi ini manusia yang tidak tahu diri dan tidak tahu 
malu ...  Bikin malu orang Indonesia saja ....

Tahu diri 'dikit dong pak Tis ... gitu ...  

salam,
indoshepherd


--- In [email protected], "Sandy Dwiyono" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=148833
> 
> *RI Tawarkan Tender Eksplorasi Migas di Ukraina*
> 
> JAKARTA—MEDIA: Pemerintah Indonesia menawarkan tender eksplorasi 
migas di
> Kepulauan Natuna, Jawa Barat, Jawa Timur, lepas pantai Madura dan 
Bali,
> Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Timor Barat, Kepulauan Aru, 
serta
> daerah 'kepala burung' Papua, pada pembukaan pameran Oil and Gas 
2007 yang
> diselenggarakan Kementerian Perminyakan dan Energi Ukraina.
> 
> Keterangan resmi dari Departemen Luar Negeri RI di Jakarta, Sabtu 
(10/11),
> menyebutkan bahwa pameran itu digelar di Kyiv International 
Exhibition
> Center (KIEC) pada akhir pekan ini.
> 
> Pada kesempatan itu, Tisnaldi, Kasubdit Penilaian Pengembangan 
Usaha Hulu
> pada Ditjen Minyak dan Gas Bumi, menyampaikan harapannya agar 
melalui
> pameran itu ada perusahaan dari Ukraina maupun negara bekas Uni 
Soviet lain
> yang tertarik mengikuti tender yang akan dibuka pada 20 November 
mendatang.
> 
> Sementara itu Dubes RI di Kyiv, Alexander Laturiuw dalam 
sambutannya antara
> lain menyinggung mengenai krisis minyak di Eropa yang terjadi pada 
era
> 1970-an akibat embargo yang dilakukan salah satu negara produsen 
minyak
> serta kecenderungan penggunaan sumber energi sebagai alat politik.
> 
> "Untuk mencegah terulangnya krisis minyak, saya mengusulkan 
perlunya
> diciptakan International Oil Stockpile dimana tiap negara produsen
> menyisihkan 0,5 persen hingga 1 persen produksi minyaknya dalam 
cadangan
> tersebut untuk digunakan dalam keadaan darurat," ujarnya.
> 
> Pameran Oil and Gas 2007 itu diikuti sekitar 300 peserta dari 21 
negara,
> yakni Inggris, Jerman, Ukraina, Belanda, Rusia, Polandia, 
Azerbaijan,
> Amerika Serikat, Rumania, Swedia, Czech, Prancis, Swiss, Austria, 
Lithuania,
> Finlandia, Jepang, Indonesia, Italia, Denmark, dan Hongaria.
> 
> Produk maupun jasa yang ditampilkan meliputi berbagai peralatan 
teknologi
> eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas, pipa minyak dan gas, 
konstruksi
> kompleks ladang minyak, kontrol mutu atas produk minyak dan gas.
> 
> Pameran itu dibuka resmi oleh Menteri Perminyakan dan Energi 
Ukraina, Yuriy
> Boiko setelah sebelumnya dibacakan sambutan tertulis Presiden 
Ukraina Viktor
> Yushchenko serta Perdana Menteri Ukraina Viktor Yanukovich oleh 
Deputi
> Menteri Perminyakan dan Energy Ukraina Vadim Cuprun. (Ant/OL-06)
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke