Wah, maaf deh kalau kurang jeli. Tapi saya memang
sudah mencari tapi nggak ketemu....


--- mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ada kok beritanya. Anda kurang jeli saja...
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Satrio Arismunandar 
>   To: [email protected] ; Forum Kompas ;
> jurnalisme ; pantau ; AJI INDONESIA 
>   Sent: Monday, November 12, 2007 5:53 AM
>   Subject: [ppiindia] Ada apa dengan Kompas? -
> berita Ahmad Moshaddeq
> 
> 
>   Kompas memberitakan berbagai hal terkait
> Al-Qiyadah
>   Al-Islamiyah. Tetapi ketika pimpinan aliran ini
>   menyatakan tobat, dan mengakui Nabi Muhammad SAW
>   sebagai nabi terakhir (bertentangan dengan klaim
> Ahmad
>   Moshaddeq selama ini), kok tak ada secuil pun
>   beritanya di Kompas? 
> 
>   Saya berusaha menemukan di Kompas, tapi tak
> ketemu.
>   Ini kan berita penting dan melengkapi urutan
> peristiwa
>   yang sudah dimuat sebelumnya.
> 
>   Apakah wartawannya "kecolongan?" Masa sih,
> konferensi
>   pers bisa kecolongan....
>   Atau ada pertimbangan lain?
> 
>   --- sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
>   > Ahmad Moshaddeq Tobat: Saya Hanyalah Da'i Sabtu,
> 10
>   > Nov 07 04:57 WIB
>   > 
>   > Pimpinan aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah Ahmad
>   > Moshaddeq, mengaku tidak akan mempersalahkan
>   > keputusan pemerintah yang melarang alirannya dan
>   > siap berdakwah dengan nama yang lain. Hal itu
>   > disampaikannya saat jumpa pers, di Gedung
> Kepolisian
>   > Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro
> Jaya),
>   > Jakarta, Jumat (9/11).
>   > "Gak apa-apa, tidak masalah. `What is a name`,
>   > "tegasnya dalam jumpa pers yang dihadiri oleh
>   > sejumla ulama, antara lain KH Said Aqil Siraj,
> KH
>   > Agus Miftach, H. Amidhan, dan H. Nazri Adlani
> serta
>   > pakar ilmu komunikasi Bachtiar Ali.
>   > 
>   > Menurutnya, dakwah tidak tergantung dengan satu
>   > nama tertentu, karena yang terpenting tetap
>   > berdakwah. Oleh karena itu, tidak akan melakukan
>   > protes atas upaya hukum pelarangan terhadap
>   > keberadaan Al-Qiyadah.
>   > "Itu kan sudah kewajiban pemerintah untuk
>   > mengendalikan sesuatu, umat Islam tidak perlu
>   > merek-merekan, "ujarnya.
>   > Ia juga mengajak umat Islam untuk tidak melihat
>   > nama kelompok dalam menyampaikan dakwah.
>   > 
>   > Sedangkan, Salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU)
>   > Said Agil mengajak Moshaddeq untuk bergabung
> dengan
>   > organisasi Islam terbesar di dunia itu.
>   > Pada acara itu, Moshaddeq juga menyatakan, tidak
>   > akan lagi menyebarkan apa yang telah
> disampaikannya
>   > selama ini yang mengundang protes dari kalangan
> umat
>   > Islam. Pemimpin aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah,
>   > menyatakan dirinya tobat dan akan kembali
>   > menjalankan ajaran agama Islam, serta tidak akan
>   > lagi menyebarkan ajaran yang pernah disampaikan
>   > kepada pengikutnya.
>   > Bahkan, Ia beberapa kali mengucapkan syahadat
> yang
>   > sama dengan ajarat Islam. Ia juga menyatakan,
>   > beriman sebagaimana ajaran Islam dan menjalankan
>   > rukun iman sebagaimana yang dijalankan umat
> Islam
>   > pada umumnya. "Saya menarik seluruh pernyataan
> saya
>   > tentang Nabi dan Rasul, "ungkapnya.
>   > 
>   > Langkah itu diambilnya, setelah berdialog selama
>   > dua hari dengan para ulama di lingkungan
> Kepolisian
>   > Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro
> Jaya).
>   > Di mana, dalam dua hari ini Said Agil Siraj,
>   > Bachtiar Ali, Agus Miftah dan H. Amidhan telah
>   > memberinya pencerahan. Sehingga, selanjutnya Ia
>   > menyatakan bahwa dirinya hanyalah manusia biasa,
> dan
>   > hanya sebagai penyampai risalah yang dalam
> bahasa
>   > populer disebut da`i atau mubaligh.
>   > 
>   > Moshaddeq juga menyatakan keimanannya akan Islam
>   > dan taat pada rukun Iman. Ia juga menegaskan
> bahwa
>   > Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir, dan
> hal
>   > itu sudah menjadi keyakinan para ulama dan umat
>   > Islam. Ia pun, membantah anggapan masyarakat
> bahwa
>   > dia menghapus sholat, puasa maupun ajaran agama
>   > Islam yang lain.
>   > 
>   > Pada kesempatan itu, Said Agil sempat menanyakan
>   > langsung kepada Moshaddeq soal rukun Iman dan
> rukun
>   > Islam. Moshadeqq tidak saja mampu menjawab
> secara
>   > urut tapi juga memberikan penjelasan seperti
>   > seseorang yang sedang berdakwah. Bahkan karena
>   > keterangannya terlalu panjang Said minta agar
>   > diperpendek. (novel)
>   > 
>   > Send instant messages to your online friends
>   > http://uk.messenger.yahoo.com 
>   > 
>   > [Non-text portions of this message have been
>   > removed]
>   > 
>   > 
> 
>   __________________________________________________
>   Do You Yahoo!?
>   Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
>   http://mail.yahoo.com 
> 
> 
>    
> 
> 
>
------------------------------------------------------------------------------
> 
> 
>   No virus found in this incoming message.
>   Checked by AVG Free Edition. 
>   Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.15.28/1123
> - Release Date: 10/11/2007 15:47
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 


Satrio Arismunandar 
Producer - News Division, Trans TV, Floor 3
Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 
Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026,  Fax: 79184558, 79184627
 
http://satrioarismunandar6.blogspot.com
http://satrioarismunandar.multiply.com  
 
"If you know how to die, you know how to live..."





__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke