--- In [email protected], sFe <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kaifa Ihtadaitu > 2/11/2007 | 21/Syawal/1428 H | Hits: 486 > Ramadhan Pertama Imani, Gadis Srilanka Oleh: M. Syamsi Ali, M.A. > > Dua minggu menjelang Ramadhan the Islamic Forum seperti biasanya padat dengan peserta dialog. Sebagian besar memang adalah para muallaf dan non Muslim yang sudah beberapa bulan belajar Islam. Salah satu dari non Muslim itu adalah seorang gadis yang hampir saja kusangka gadis Aceh atau Bangladesh. Wajah dan postur tubuhnya nampak jauh lebih muda dari umurnya yang ke-23. Sangat pendiam dan sopan, tapi sangat kritis dalam mempertanyakan banyak hal.
**** Nah mbak, saya juga ada kesaksian. Sahabat keluarga kami di Vienna, wanita Minahasa, menikah dengan seorang manager warga Austria. Sebelumnya menikah dengan pria Jawa, yang melahirkan wanita, Islam. Ketika anak wanita dari suami pertama menganjak dewasa hidup bersama ibu dan ayah barunya di Vienna, dia mengenal nilai nilai kehidupan Kristiani yang diamalkan. Moral tinggi, taat hukum, teratur, tak ada kesenjangan sosial, humanitas, keperdulian sosial tinggi, dia minta dipermandikan. Kami sekeluarga hadir dalam upacara permandian di sebuah gereja tua yang sangat indah di kota Vienna. Kami bersyukur mbak, dia telah masuk kejalan yang benar. Puji Tuhan. Memang, mbak, 99 % bangsa bangsa maju didunia ini adalah Kristiani, Buddha, Shinto, Tao atau Hindu. Salam beriman Danardono

