Seorang Pria Bersenjata Serang Islamic Center di Swiss Selasa, 13 Nov 07 17:34
WIB
Seorang laki-laki dengan menggunakan senjata standar militer, melepaskan
tembakan ke arah puluhan orang yang sedang berada di Islamic Center di kota
Lausanne, Swiss.
Insiden yang terjadi Senin (12/11) malam menyebabkan satu orang mengalami
luka serius. "Laki-laki itu melukai satu orang sebelum para pengunjung di
Islamic Center meringkus laki-laki tersebut, " kata polisi dan keterangan
resminya.
Menurut juru bicara kepolisian Jean-Chrisophe Sauterel, laki-laki bersenjata
itu masuk ke gedung Islamic Center dan melepaskan tembakan ke arah puluhan
orang yang sedang berkumpul di ruang salat. Sejauh ini, belum diketahui apa
motif serangan itu.
Sistem militer di Swiss mengizinkan para tentaranya untuk membawa senjata dan
amunisinya ke rumah. Sistem ini sebenarnya menjadi kontroversi di Swiss,
mengingat banyaknya kasus serangan dengan senjata api dan tigginya tingkat
bunuh diri di rumah dengan menggunakan senjata milik militer.
Sementara itu, serangan terhadap warga Muslim itu, bukan insiden yang
pertama. Pada tahun 2004, masih di Lausanne seorang laki-laki menyerang seorang
imam Muslim dengan pisau dan melukai tiga orang lainnya di Islamic Center.
Penyerangnya bebas dari hukuman, karena hakim pengadilan menyatakan pelakunya
mengalami gangguan jiwa.
Dari 7, 4 juta populasi penduduk Swiss, 340. 000 di antaranya adalah warga
Muslim yang mayoritas keturunan Turki. Islam menjadi agama kedua terbesar di
Swiss setelah Kristen. (ln/iol)
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
[Non-text portions of this message have been removed]