Mas Hakim, jangan keliru. Yang universal adalah nilai dalam tiap 
ajaran. 10 Perintah Allah yang turun pada nabi Musa, adalah 
universal. Agama Yahudi TIDAK didakwahkan dihadapan umat non Yahudi, 
demikian pula agama Islam didakwahkan dihadapan orang Arab. Beberapa 
dari staff saya dikantor di Austria, adalah orang Eropa murni, 
beragama Kristen, kemudian masuk agama Yahudi. Ini terjadi, karena 
nilai yang diimaninya berlaku bagi semua. Juga anda dapat memeluk 
agama Yahudi. Tak ada perintah atau larangan yang khusus bagi agama 
Yahudi, baca lagi Taurat yang teliti.

Juga nilai nilai ajaran Kristiani adalah universal, tak ada yang 
hanya berlaku bagi sekelompok etnis. Dari segi wilayah penganut, 
adalah yang terbesar dari semua agama. Tak ada benua yang tak memeluk 
agama Kristiani: seluruh benua Amerika, dari Alaska hingga Tierra del 
Fuego; seluruh benua Australia, seluruh kepulauan Pacific, 99% Eropa, 
40% Afrika. dari sisi etnis, hampir semua kelompok etnis terwakili, 
dari kulit putih sampai sawomatang.

Conficius adalah juga sangat bernilai universal. Silakan baca pustaka 
mengenai ajaran beliau. Yang mungkin anda anggap tidak universal, 
adalah bagian tradisi Tionghoa, yang tak ada urusan dengan ajaran 
Confucius sendiri.

Ajaran Buddha, yang dikenal sebagai dharma adalah 100% universal, 
dapat dijalankan semua manusia. Ajaran ini mulai sangat berkembang di 
Eropa dan Amerika utara, terutama dikalangan intellektual.

Salam

Danardono
 

--- In [email protected], "hakim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Mbah Danar...minta tolong ditunjukkan bukti pernyataan mbah kalau 
setiap
> pemeluk agama (selain Islam tentunya ) mengimani agama masing-masing
> sebagai universal. Sependek yang saya tahu pemeluk agama Yahudi 
hanya
> untuk bangsa/keturunan Yahudi. Itulah mengapa agama Yahudi tidak 
didakwahkan
> kepada bangsa lain (non Yahudi), demikian juga dengan penganut Kong 
Hu Cu.
> Mohon dikoreksi kalau saya keliru.
> Tks. 
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: RM Danardono HADINOTO 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Wednesday, November 14, 2007 12:48 PM
>   Subject: [ppiindia] Re: [zamanku] Makna Nabi Muhammad saw. 
Sebagai Penutup Para Nabi
> 
> 
>   --- In [email protected], sFe <salma.fei@> wrote:
>   >
>   > jangan keburu senang mbah, kebenaran menurut Islam itu lah 
kebenaran 
>   yang universal, dan ini bukan pernyataan manusia yang mencampur 
adukkan 
>   wahyu Allah dan bikinan manusia.
> 
>   **** Itu kan kata anda. Setiap pemeluk agama mengimani agama 
masing 
>   masing sebagai universal. TAK ADA agama yang lebih bernilai dari 
agama 
>   lain. Kayak kecap cap anu, nomor satu. malu maluin ahhh!
> 
> 
> 
>    
> 
> 
> 
> 
>         Disclaimer: Although this message has been checked for all 
known viruses
>         using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, 
Bukopin 
>         accept no liability for any loss or damage arising
>         from the use of this E-Mail or attachments.
>        
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Disclaimer: Although this message has been checked for all known 
viruses
>      using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin 
>            accept no liability for any loss or damage arising
>                from the use of this E-Mail or attachments.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke