http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1830

*MAYJEN TNI GEORGE TOISUTTA MENJABAT SEBAGAI PANGKOSTRAD*


Jabatan Panglima Kostrad Pagi ini, Selasa (13/11) diserahterimakan dari
Letjen TNI Erwin Sudjono kepada penggantinya Mayjen TNI George Toisutta
bertempat di lapangan upacara Markas Divisi Inf-I/Kostrad, Cilodong.

Kasad Jenderal TNI Djoko Santoso bertindak sebagai Inspektur Upacara
tersebut mengatakan, bahwa kinerja suatu organisasi, termasuk organisasi
Angkatan Darat yang memang dirancang untuk harus senantiasa dinamis, segar,
energik, dan berkelanjutan. Upaya untuk mewujudkan hasil yang lebih baik
dalam tujuan pembinaannya melalui pergantian pejabat diharapkan
satuan-satuan akan memperoleh penyegaran, perubahan dan pembaharuan yang
akan mengantarkan kepada kondisi satuan yang lebih baik dan lebih maju
sehingga ke depan diharapkan satuan-satuan itu akan lebih dinamis, energik,
dan berkinerja tinggi serta mampu melaksanakan tugas dengan paripurna.

Kostrad sebagai Kotama Pembinaan Angkatan Darat dan sekaligus sebagai Kotama
Profesional TNI memiliki tugas pokok membina kesiapan operasional segenap
satuan dalam jajaran komandonya untuk senantiasa siap melaksanakan tugas
operasional pada tingkat strategis. Untuk mampu melaksanakan tugas pokok
Kostrad dengan paripurna, maka setiap prajurit dan satuan Kostrad harus
memiliki mobilitas yang tinggi, mampu bereaksi cepat sebagai satuan
penangkal yang handal dan siap digerakan keseluruh wilayah nusantara, serta
tanggap terhadap segala bentuk dan jenis ancaman yang mungkin timbul.

Lebih lanjut Kasad mengatakan perubahan yang dilakukan oleh jajaran TNI AD
untuk menjadi lebih baik, lebih mampu menjawab tantangan yang senatiasa
berkembang, dan berubah guna memantapkan jatidirinya sebagai Tentara Rakyat,
Tentara Pejuang dan Tentara Nasional yang profesional adalah reformasi yang
dilakukan TNI dan dikenal dengan reformasi internal TNI. Selanjutnya Kasad
juga mengatakan kini TNI tidak lagi berpolitik praktis, tidak lagi
berbisnis, karena unit-unit usaha TNI telah diserahkan kepada pemerintah.
TNI juga sedang menunggu disahkannya Undang-Undang tentang peradilan militer
pemerintah dan DPR setelah disahkan maka TNI AD akan siap melaksanakannya.

Dalam kesempatan wawancara dengan wartawan Kasad menyampaikan bahwa
terpilihnya Pangkostrad yang baru sudah melalui tahapan seleksi yang panjang
dan tidak terburu-buru. Dalam upacara serahterima jabatan Pangkostrad
berlangsung cukup meriah dan dihadiri oleh para pejabat tinggi di lingkungan
TNI dan Polri dan juga dihadiri oleh para Atase Pertahanan Negara Sahabat
dan Persit Pusat Kartika Chandra Kirana Cabang Kostrad. Setelah upacara
serahterima jabatan dilaksanakan gelar demonstrasi anti teror yang
diperankan oleh Batalyon 323/Raider dengan sasaran melumpuhkan teroris yang
menyandera pejabat. (Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke