http://www.tni-au.mil.id/headline.asp?aid=1096

*KUALITAS PERSONEL UJUNG TOMBAK TUGAS TNI AU*

TNI Angkatan Udara sebagai suatu angkatan bersenjata yang harus mengawaki
alat utama sistem senjata (alutsista) dengan bobot teknologi canggih
memerlukan personel yang memiliki kualitas profesional, trampil, dan
memiliki jiwa juang dan kesamaptaan yang tinggi. Untuk dapat memenuhi
sasaran kebutuhan personel yang tepat kualitas dan kuantitas sehingga mampu
dan sanggup menghadapi tuntutan tugas serta dapat mengawaki alutsista dengan
baik, jajaran dinas personel TNI AU mengadakan Rapat Kerja Teknis bidang
Personel (Rakernispers) di Gedung Serbaguna Mabesau, Cilangkap, Jakarta,
Kamis (15/11).

Rakernispers yang dibuka Aspers Kasau Marsda TNI Agus Mudigdo mewakili Kasau
Marsekal TNI Herman Prayitno, mengangkat tema "Rakernispersau Tahun 2007,
berbasis Minimum Essential Force (Kekuatan Pokok Minimum) guna menghadapi
tugas TNI Angkatan Udara". Acara ini dihadiri Waaspers Kasau Marsma TNI
Sujadiono dan para pejabat jajaran supervisi personel Mabesau, Kotama-kotama
serta satuan jajaran.

Kasau dalam sambutan yang dibacakan Aspers Kasau mengatakan, dinamika
pembinaan personel dan tenaga manusia tidak akan pernah selesai dan akan
selalu timbul masalah baru karena selaras dengan tuntutan perkembangan
organisasi dihadapkan dengan lingkungan yang selalu berubah, sehingga
diperlukan penanganan yang selalu berbeda. Ditekankannya, menjadi pejabat
personel harus selalu kreatif dan inovatif.

Keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara sangat ditentukan oleh
kualitas manusia yang mengawakinya bukan kuantitasnya. Betapapun canggihnya
alutsista yang dimiliki tidak akan mampu memberikan cukup arti terhadap
suksesnya embanan tugas yang dibebankan jika tidak didukung personel yang
berkualitas. Karena itu, pembinaan personel dan tenaga manusia harus
diarahkan untuk menghasilkan personel yang berkualitas, jelas Kasau.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke