10 tahun belakangan, OPEC mengalami modernisasi yang berarti. Semakin lembut
tetapi semakin kuat dan brilian.

-------------------------------------
http://www.antara.co.id/arc/2007/11/28/presiden-opec-jamin-pasokan-minyak-di-asia-cukup/

*Presiden OPEC Jamin Pasokan Minyak di Asia Cukup*

Singapura (ANTARA News) - Asia dapat mengandalkan negara-negara produsen
minyak dalam memenuhi pasokan minyak mentah yang dibutuhkan negara-negara
Asia dengan pertumbuhan ekonomi tinggi, kata Presiden OPEC di Singapura,
Rabu.

Mohammad al-Hamli, yang juga menteri perminyakan Uni Emirat Arab (UEA),
produsen minyak terbesar ketiga dalam OPEC, mengatakan bahwa hampir 50
persen ekspor minyak OPEC terikat dengan Asia.

"Kapan saja ada peningkatan permintaan minyak di kawasan Asia, dengan cara
apapun, permintaan akan dapat dipenuhi yang kebanyakan dipasok dari kawasan
Teluk," katanya pada forum energi di Singapura.

Menjawab tema dari forum tersebut mengenai apakah kawasan Teluk mampu
memuaskan kehausan Asia atas minyak, al-Hamli mengatakan, pihaknya mampu.

"Negara-negara Teluk dan anggota OPEC lainnya bukan hanya mampu, tetapi
mereka siap, komit dan mereka akan memuaskan kehausan Asia akan minyak,"
katanya, seperti dilaporkan AFP.

"OPEC berhasil menjaga pengamanan stabilitas pasokan minyak sejak kartel
berdiri tahun 1960 dan akan terus melakukannya di masa depan."

Tingginya permintaan minyak dunia, termasuk dari negara-negara Asia, telah
dianggap sebagai salah satu faktor kenaikan harga minyak.

Negara-negara berkembang di Asia diperkirakan mencatat pertumbuhan ekonomi
rata-rata 8,3 persen tahun ini dan 8,2 persen tahun 2008. Meskipun tekanan
inflasi sebagai dampak tingginya harga minyak masih menjadi faktor resiko,
kata Bank Pembangunan Asia, bulan ini.

Harga minyak New York pekan lalu mendekati angka 100 dolar per barel,
sebelum kembali turun setelah ada jaminan kecukupan pasokan global bagi
komoditas itu.

Meski begitu, para analis mengatakan, sekarang hanya soal waktu saja harga
minyak akan menembus rekor harga 100 dolar per barel. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke