Iya Mbah... beda pendapat dipersilahkan asalkan tidak main amuk dan main bom. Yang mesti diingat adalah main apapun ada tempat dan waktunya nya. Apalagi main bom.Nggak boleh sembarangan. Kata nenek itu berbahaya. Salam dari nenek
Hakim ----- Original Message ----- From: RM Danardono HADINOTO To: [email protected] Sent: Monday, December 03, 2007 7:34 PM Subject: [ppiindia] Re: Fwd: Undangan Diskusi JIL tentang Kebebasan dan Ketidakbebasan Mas Hakim, apa yang dikatakan oleh para terorist itu bagi seluruh jajaran bangsa kita EGP (bagi mas hakim juga dong?), mereka boleh saja katakan apa saja, biar didata oleh Densus 88, ya kan mas? Salam kebangsaan anti terror Danardono --- In [email protected], "hakim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Betul sekali Mbak. Namun apabila kalimat tsb saya "balikkan" ke mbah Danar nanti > malah nggak rampung-rampung diskusinya. > Mbah Danar bilang gurunya para teroris itu "setan". > Pihak teroris akan balik mengatakan gurunya mbah Danar yang "setan". > Lha daripada "mbulet" ya mending seperti itu aja kali ya? > > Salam mending > > Hakim > > > Disclaimer: Although this message has been checked for all known viruses using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin accept no liability for any loss or damage arising from the use of this E-Mail or attachments. Disclaimer: Although this message has been checked for all known viruses using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin accept no liability for any loss or damage arising from the use of this E-Mail or attachments. [Non-text portions of this message have been removed]

