IHSG 3.500, akan tembus kurang dari 2 tahun.

------------------------------------------------------------
http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/12/tgl/06/time/161411/idnews/863189/idkanal/6


*IHSG Meroket Tajam ke 2.795*
Irna Gustia - detikfinance

Jakarta - Penurunan BI Rate 0,25% menjadi 8% direspons positif oleh pelaku
pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung meroket tajam ke level
tertingginya

Pada penutupan perdagangan saham Kamis (6/12/2007), IHSG naik tajam 27,341
poin (0,99%) ke level tertingginya 2.795,399.

Investor tidak menduga BI berani menurunkan suku bunga, meski sebenarnya
sinyal penurunan BI Rate mencuat ketika inflasi November sangat kecil hanya
0,18%.

"Investor melihat fundamental ekonomi Indonesia baik sehingga mereka melihat
prospek ke depannya," kata analis dari BNI Securities, Alfatih ketika
dihubungi detikFinance, Kamis (6/12/2007).

Alfatih memperkirkan dalam jangka waktu beberapa bulan ke depan IHSG
berpeluang menuju level 3.000-3.200.

Indeks LQ-45 naik 7,312 poin (1,2%) ke posisi 617,817 dan Jakarta Islamic
Index (JII) naik 3,501 poin (0,7%) ke level 503,940.

Perdagangan diseluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 73.097 kali, dengan
volume 4,576 miliar unit saham, senilai Rp 7,344 triliun. Sebanyak 110 saham
naik, 74 saham turun dan 65 saham stagnan.

Saham-saham yang masih naik harganya di top gainer adalah, Timah (TINS) naik
Rp 750 menjadi Rp 29.900, Barito Pacific (BRPT) naik Rp 375 menjadi Rp 3.025,
Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 250 menjadi Rp 4.650, Telkom (TLKM) naik Rp 200
menjadi Rp 11.100 dan Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 200 menjadi Rp 7.450.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra
Internasional (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 26.450, Perusahaan Gas Negara
(PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 15.500 dan Medco Energi Internasional (MEDC)
turun Rp 50 menjadi Rp 5.200. (ir/qom)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke