matikan TV! sekaligus menyukseskan program pemerintah, hemat listrik..
siapa mau hemat?





Mowo Purwito Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
12/12/2007 10:58 AM
Please respond to
[email protected]


To
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
cc
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[email protected]" <[email protected]>, 
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject
RE: [ppiindia] Eramuslim: Matikan TV pada Sabtu, 15 Desember 2007 sore!






Menyikapi rencana tayangan TV tgl 15-Des-07, yg disinyalir mengandung 
unsur evangelizing (penginjilan) dengan target &quot;proselytizing&quot; 
(pemurtadan), seyogyanya harus dipahami dulu &quot;karakter 
misiologi&quot; sebuah agama: Apakah ada misi terselubung (hidden mission) 
dibalik penayangan tsb.
Kata &quot;kristenisasi&quot;, &quot;zending&quot;, dan 
&quot;evangelisasi&quot; bukan istilah baru, sudah lama istilah itu 
berkiprah dalam dunia misi, bahkan kini muncul istilah baru 
&quot;transformasi&quot;. Misi keagamaan dimanapun berupaya utk melakukan 
penyebaran agama (religion spreading), dan itu tidak dapat dipungkiri. 
Persoalannya adalah apakah misi penyebaran sebuah agama bermuara pada 
&quot;target & goal&quot;? Kalau ya, siapa yang bikin &quot;target & 
goal&quot; tsb...! Theologi misi kristen selalu merujuk pada ayat bible 
matius 28: 19-20, yang intinya menjadikan seluruh bangsa murid yesus 
(menjadi nasrani). Kata &quot;semua bangsa&quot; (all of the nation) 
merupakan terjemahan dari bahasa yunani dari kata &quot;ta ethne&quot; 
yang justru artinya bukan semua bangsa tapi &quot;bangsa yang belum 
percaya&quot; (maksudnya belum percaya pada yesus) 

Kristenisasi yang konon banyak menumpang pada kolonialisme, memunculkan 
fenomena imperialisme yang disebut dengan IMPERIALISME AGAMA. Kini setelah 
era kolonialime berakhir, banyak cara ditempuh memanfaatkan fasilitas 
kapitalisme yang tersedia, dan salah satu fasilitas teknologi yang dapat 
dimanfaatkan adalah television broadcast, multimedia, dsbnya. 

Penginjilan bisa dilakukan dengan dua cara: secara verbal (dengan 
kata-kata) atau secara non-verbal (tanpa kata-kata). Cara yang kedua 
inilah yang efektif dilakukan dengan mengandalkan media elektronik sebagai 
perangkat pendukung. Dampak yang diharapkan adalah kesan yang indah 
tentang kristen (beautiful image).

Orang Kristen juga diajarkan untuk &quot;CERDIK SEPERTI ULAR&quot; (Matius 
10:16), yang maknanya juga bisa berarti bersiasat, mengelabui, tipu daya 
dan semacamnya. Seorang misionaris Amerika.yang juga dosen seminari 
mengajarkan pada para mahasiswanya: &quot;if you can not baffle them with 
brilliance, then dazzle them with swindle&quot; (Jika anda tidak mampu 
mempesonakan mereka secara brilian, maka silaukan mereka dengan tipu daya)

Itulah karakter misi mereka, dan ini harus direnungkan bersama! Termasuk 
tayangan tgl 15 Des nanti, akan lebih bermuatan misi. Misi Kristen 
Indonesia sudah mencanangkan TRANSFORMASI INDONESIA, sebuah upaya 
misiologis untuk memperbesar populasi umat kristen di Indonesia, seperti 
yang telah dilakukan Misi di Uganda, umat islam disana sekarang tinggal 
23% dari populasi penduduk dari yang dulunya di atas 70%.

Jazakumullah khairon katsiro
MPR

mediacare wrote: 
> Komentar: 
> Kenapa program TV musti ditakuti? Bagaimana dengan program belatung dan 
mayat-mayat gentayangan, kenapa malah disukai? 
> Matikan TV Pada Sabtu, 15 Desember 2007 Sore! 
> Selasa, 11 Des 07 11:59 WIB 
> Sejak satu dua hari ini, di berbagai milis Kristen ramai dibahas tentang 
sebuah film ruhani (baca: film pemurtadan) yang menurut rencana akan 
ditayangkan lewat stasiun teve swasta RCTI di slot acara FTV Natal (juga 
tengah diusahakan bisa ditayangkan di TransTV dan TVRI) secara serentak 
pada hari Sabtu, pukul 16.30 - 17.30 wib nonstop alias TANPA IKLAN. Judul 
filmya: Sebuah Penantian. 
> Film ini diprakarsai oleh Billy Graham Ministry (USA). Penginjil 
(Evangelist) Billy Graham sendiri merupakan salah seorang tokoh utama 
gerakan Zionis-Kristen (Judeo-Christianity ) AS yang dikenal sangat anti 
Islam dan pendukung fanatik gerakan Zionisme. Billy Graham inilah 'Bapak 
Ruhani' dari Presiden AS George Walker Bush, di mana pada pertengahan 
1980-an Bush jr., dikabarkan berhasil lepas dari pengaruh alkohol dan 
menjadi Kristen yang dilahirkan kembali. Suatu peristiwa yang oleh 
kalangan Kristen radikal di AS disebut sebagai Reborn in Christ. 
> Sedangkan menurut investigator kenamaan AS Texe Marrs, saat itu Bush 
sebenarnya telah sepakat dengan para penginjil Zionis untuk memakai kedok 
kekristenan di dalam upaya menggolkan cita-cita gerakan Zionisme 
Internasional. Jadi 'Reborn in Christ' hanyalah tipuan komplotan Bush agar 
mendapat dukungan dari umat Kristen AS dan Barat. 
> Film "Sebuah Penantian" awalnya bernama "My Hope Indonesia". Film 
sejenis dengan judul "My Hope India" telah diputar di India dan konon 
menurut pengakuan di banyak milis Kristen, film tersebut berhasil 
memurtadkan jutaan orang-orang Hindu India. 
> Bukan Film Biasa 
> Yang patut diketahui, film ini bukan sekadar film biasa. Tapi telah 
melewati ritual kekristenan khusus berupa 'Doa Puasa' selama satu bulan 
penuh. Untuk pemutaran film "Sebuah Penantian" tanggal 15 Desember 2007 
sore, para awak dan pendukung film ini, juga diikuti oleh banyak jemaat 
gereja yang berkiblat ke Billy Graham Ministry AS, telah melakukan ritual 
tersebut, melakukan Doa dan Puasa sejak tanggal 15 November hingga 15 
Desember 2007. 
> Tujuannya hanya satu: Agar setiap orang yang belum menerima Yesus 
sebagai Tuhan dan Juru Selamat, setelah menonton film ini ruhaninya akan 
goyang sehingga bisa meninggalkan agama yang selama ini dianutnya dan 
menggantinya dengan Tuhan Yesus. Sebuah film pemurtadan yang telah melalui 
ritual khusus. 
> Film yang dibintangi oleh Restu Sinaga, Christine Hakim, Mario 
Lawalatta, dan Nana Mirdad ini didukung oleh seluruh denominasi gereja di 
Indonesia. Dari berbagai milis juga diungkap bahwa para pemain film ini 
'sudah dipilih Tuhan', karena ada satu aktor ternama yang menyatakan 
mundur dari film ini dan akhirnya ditangkap polisi karena terlibat 
narkoba. 
> "Sebuah kesaksian: Para pemain film ini sepertinya sudah disaring oleh 
Tuhan, yakni dengan batalnya salah seorang pemain yang sudah konfirm, 
namun entah kenapa tiba-tiba beliau membatalkan kontraknya. Ternyata Tuhan 
tahu siapa yang layak main dan siapa yang tidak layak main. Artis tersebut 
tidak lama kemudian tertangkap polisi karena terlibat narkoba dan saat ini 
sedang mendekam di penjara. Bayangkan betapa memalukannya film ini apabila 
yang main adalah artis tersebut. Yang menggantikan peran artis tersebut 
adalah Rudi Salam, " demikian kalimat dari berbagai milis Kristen 
tersebut. 
> Matikan TV Saja 
> Jika benar RCTI dan juga sejumlah stasiun teve swasta dan juga TVRI akan 
menayangkan film tersebut, film pemurtadan yang telah melewati prosesi doa 
puasa secara khusus, maka sebaiknya keluarga-keluarga Muslim dan 
perkantoran yang banyak dihuni orang-orang Islam mematikan teve tersebut 
pada jam di atas. 
> Selain bisa terhindar dari pengaruh mistis film tersebut (berkat doa 
puasa selama sebulan yang memanggil kekuatan-istilah mereka pasukan 
doa-dari alam ghaib), maka hal ini juga sebagai bentuk penghematan energi. 
Bukankah Lidya Kandouw-orang Kristen juga, ibunya Nana Mirdad-sering 
bilang di TV: "Matikan Yang Tidak Perlu, Yang Tidak Perlu Matikan!" Jadi 
daripada buang-buang listrik dan usia pesawat TV, alangkah bijaknya kita 
mematikan pesawat TV di waktu tersebut. 
> Atau bagi yang tetap penasaran menonton, sebaiknya jangan lepas dari 
wudhu selama menonton film ini agar terhindar dari 'Kuasa Gelap' dan 
dilindungi oleh Allah SWT. Sembari menonton, teruslah berdzikir agar Yang 
Maha Pembolak-Balik Hati bisa terus melindungi keimanan kita. Dan untuk 
anak-anak, jangan sekali-kali melihat film yang bukan film biasa ini. 
Nashru minallahu wa fathun qariib. (Rizki) 
> http://www.eramusli m.com/berita/ tha/7c11090042- matikan-tv- 
pada-sabtu- 15-desember- 2007-sore. htm 
> mediacare 
> http://www.mediacar e.biz 
> [Non-text portions of this message have been removed] 
> 

__________________________________________________________
Sent from Yahoo! Mail - a smarter inbox http://uk.mail.yahoo.com

 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke