http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0712/14/110305.htm

*Saatnya Deep Impact Menguntit Komet Hartley-2 *

Wahana Deep Impact yang pernah sukses menembak Komet Tempel, kini memiliki
misi baru, berburu Komet Hartley-2. Tepat di akhir tahun nanti, wahana
tersebut akan memulai misinya diawali dengan memanfaatkan lentingan gaya
gravitasi Bumi untuk menambah kecepatannya agar sampai ke komet tersebut
dalam 2,5 tahun.

Tidak hanya mengamati karakteriktik komet Hartley-2. Wahana tersebut juga
akan menjalankan misi pencarian terhadap alien di planet-planet ekstrasolar
seukuran Bumi.

Sambil melaju, Deep Impact juga akan menghabiskan waktu selama 6 bulan
mengintip planet-panet seukuran Bumi di sekitar lima bintang terpilih
menggunakan dua teleskop yang dibawanya. Namun, misi utamanya tetap
menguntit Komet Hartley-2, mengitarinya, dan mempelajarinya dari dekat.

"Ini menakjubkan karena kami dapat mengirimkan wahana Deep Impact untuk misi
baru yang merupakan kombinasi dua penelitian sains berbeda. Keduanya dapat
membantu kita memahami lebih dalam bagaimana sistem tata surya terbentuk dan
muncul," ujar Michael A'Hearn, astronom dari Univeristas Maryland yang
memimpin penelitian misi Deep Impact.

Badan Antariksa AS (NASA) sebelumnya menyiapkan wahana tersebut untuk
memburu Komet Boethin, namun waktunya tidak pas. Deep Impact tengah mengarah
ke Bumi, akan mengitarinya pada tanggal 31 Desember 2007, dan memanfaatkan
gaya lentingannya untuk melaju ke Komet Hartley-2.

Pada misi kali ini, Deep Impact tidak akan menempakkan proyektil ke
permukaan komet, seperti dilakukannya pada Komet Tempel-1. Namun, wahana
akan memetakan gas yang disemburkan dari permukaan komet, es, serta
menganalisis gas dan debu yang mengelilinginya.

"Kami ingin melihat dari dekat Hartley-2 untuk memempelajari apakah kejutan
pada Tempel-1 adalah sesuatu yang biasa atau keunikan yang hanya dimiliki
Tempel-1," ujar A'Hearn. Deep Impact mencatat sejarah pada 4 Juli 2005 saat
berhasil menembakkan proyektil ke permukaan Komet Tempel-1 yang menghasilkan
semburan debu. Analisis terhadap semburan debu menghasilkan temuan yang
sangat berbeda dengan hasil misi komet lainnya, Space 1 dan Stardust.

Perjalanan memburu Komet Hartley-2 akan menempuh jarak sekira 2,56 miliar
kilometer atau 18 kali jarak Bumi ke Matahari. Wahana harus mengelilingi
Matahari selama tiga kali untuk menghadang Komet Hartley-2 pada jarak
terdekat 11 Oktober 2010.


Sumber: Space.com
Penulis: WAH


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke