http://www.suarapembaruan.com/News/2007/12/22/Nusantar/nus01.htm
SUARA PEMBARUAN DAILY Ansor Ikut Menjaga Gereja Puh Sarang [SURABAYA] Suasana menjelang perayaan Hari Natal di berbagai daerah meriah. Kemeriahan itu dirasakan karena kerja sama berbagai pihak termasuk aparat keamanan dan partisipasi warga. Di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Barisan Serba Guna Nahdlatul Ulama (Banser NU) Ansor ikut mengamankan gereja-gereja pada perayaan Natal 2007 dan Tahun Baru 2008. Langkah itu merupakan bentuk toleransi dan saling menghargai antarumat beragama "Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami kerahkan pasukan Banser membantu pengamanan Natal dan Tahun Baru di Surabaya," kata Ahmad Syaiful, Ketua Pengurus Cabang NU Surabaya, Jumat (21/12). Pasukan Banser yang disiapkan, lanjutnya, akan disebar ke lima wilayah Surabaya. "Masing-masing wilayah, kami tempatkan satu peleton yang akan dibagi-bagi menjadi beberapa regu yang ikut membantu pengamanan perayaan Natal di gereja," ujarnya. Meski telah menyiapkan pasukan Banser, dia berharap tidak terjadi kejadian yang bisa memperkeruh hubungan antarumat beragama, apalagi korban jiwa. "Saya harap peristiwa bom meledak di salah satu gereja di satu kota di Jatim beberapa tahun lalu menyebabkan seorang Banser meninggal tidak terjadi lagi," katanya. Dari Kediri, dilaporkan untuk mengantisipasi terjadinya aksi teroris saat perayaan Natal 2007, jajaran Polres Kediri akan melakukan penjagaan ketat di Gereja Puh Sarang, di Desa Puh Sarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Untuk pengamanan diterjunkan 700 personel. Prioritas Dipilihnya Gereja Puh Sarang untuk mendapatkan prioriotas pengamanan utama, karena gereja peninggalan Belanda ini merupakan gereja terbesar di Kediri. Bahkan selalu menjadi pusat kunjungan umat Kristiani saat perayaan Natal. "Meski terorisme sudah mereda, kami tidak ingin kecolongan. Setiap jengkal gereja akan kami jaga ketat, terutama Gereja Puh Sarang, yang merupakan gereja terbesar di Kediri," kata Kabag Operasional Polres Kediri, Kompol Imam Riyadi. Dari Aceh dilaporkan Kepolisian Daerah (Polda) setempat mengerahkan 3.000 personel aparat keamanan gabungan Polri, POM-TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja guna mengamankan perayaan Natal dan pergantian tahun. Mereka tergabung dalam Operasi Lilin 2007 dan akan ditempatkan di masing-masing kabupaten/kota di Aceh. Wakapolda Aceh Brigjen Pol Fajar Prihantoro di Banda Aceh, seusai menggelar pasukan di Markas Mapolda Aceh Rabu (19/12) mengatakan, sasaran operasi ini adalah orang, barang dan lokasi tempat berlangsungnya perayaan Natal dan Tahun Baru 2008. Program ini akan digelar selama 12 hari. Tujuan operasi adalah untuk menekan angka kriminal. Meski, kepolisian telah menempatkan sejumlah petugas guna melakukan pengamanan dan pemantauan situasi di sejumlah lokasi rawan, tetapi warga dalam merayakan Natal dan Tahun harus berhati-hati meninggalkan rumahnya. Ketika meninggalkan rumah harus dipastikan dalam keadaan aman, atau menitipkan rumah atau tempat tinggalnya kepada tetangga yang tidak berangkat ke luar kota. Kapolresta Jayapura, Papua, AKBP Robert Djoenso mengatakan saat dihubungi SP, Sabtu pagi mengatakan, di Jayapura, Polresta Jayapura telah menggelar pasukan untuk melaksanakan Operasi Lilin dengan melibatkan jajaran TNI. Dikatakam operasi ini dilakukan agar masyarakat bisa beraktivitas, tanpa merasa terganggu. Berbeda di Malang Jatim, sebagian besar dari jemaat yang tersebar pada 90 gereja kini sibuk menghias tempat ibadah guna menyiapkan penyambutan perayaan Natal 2007. Namun hiasan yang paling menarik perhatian dipegang Gereja Katolik Kayutangan, karena letaknya di Jalan Basuki Rahmat, bersebelahan dengan pusat keramaian Sarinah Mall dan Alun-alun Kota Malang. Sejak Jumat (21/12), panitia Natal Gereja Kayutangan sudah memajang satu pohon cemara segar dan utuh setinggi lima meter di depan gereja yang dihiasi pernak-pernik lampu kedip aneka warna. [ES/147/ROB/070/146/148] -------------------------------------------------------------------------------- Last modified: 22/12/07 mediacare http://www.mediacare.biz [Non-text portions of this message have been removed]

