Saran: 1. Sudah saatnya calon haji diperiksa kesehatan jiwanya sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Yang mengalami gangguan jiwa tentu saja jangan diloloskan, walau ia punya duit.
2. Sudah saatnya MUI atau Depag menerbitkan Sertifikat Islami. Siapa yang beragama Islam wajib diberi sertifikat. Sebaliknya, siapa yang telah mempermalukan Islam seperti penusuk yang sakit jiwa itu harus dicoret daftarnya dari pemeluk Islam. Termasuk juga para koruptor, pembalak liar, pemerkosa, pencoleng, garong, teroris, pengebom dan lainnya, jangan terima mereka sebagai orang Islam! Selanjutnya terserah mereka mau masuk agama apa. 3. Tayangkan nama-nama mereka yang sudah dicabut Sertifikat Islaminya di internet dan media-media massa ternama. Dengan adanya sertikat ini, akan membuat umat Islam di Indonesia berpikir seribu kali untuk melakukan perbuatan tercela dan melanggar hukum NKRI. salam, rd ----- Original Message ----- From: Sunny To: Undisclosed-Recipient:; Sent: Tuesday, December 25, 2007 5:46 AM Subject: [zamanku] Jemaah Indonesia Tusuk Tiga Calon Haji Lain Jemaah Indonesia Tusuk Tiga Calon Haji Lain Senin, 24 Desember 2007 | 16:40 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Jamaah haji Indonesia asal Sulawesi Selatan, Mapaisse,48 tahun, menusuk dua jemaah haji Indonesia dan seorang jemaah asal India, Sabtu(22/12) malam, sekitar pukul 23.00, di Masjidil Haram, Arab Saudi. Pelaku penusukan diduga mengalami ganguan jiwa. Korban penusukan adalah Husen Abdul Karim dan Sabarudin Toto, anggota kelompok terbang (kloter) 9 Sulawesi Selatan. Keduanya berangkat dari Bandara Hasanudin, Makasar. Adapun pelaku penusukan tergabung satu kloter. Satu korban dari India belum diketahui identitasnya. Pelaku menusuk korban menggunakan pisau dapur yang disembunyikan dibalik baju ihram. Dia berasal dari Luwu, Sulawesi Selatan. "Pelaku mengalami ganguan jiwa, maka langsung dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Thoif," kata Dharma Kirty, Staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Senin (24/12). Menurut Dharma, Abdul Karim terluka di pinggul kiri dan masih dirawat di Rumah Sakit Annur. Sabarudin dilarikan petugas ke Rumah Sakit Ajyat. Kondisinya segera pulih dan diijinkan keluar rumah sakit kemarin. Selain melukai dua teman, pelaku mencoba menikam seorang berkewarganegaraan India. Jemaah haji asal India mencoba menolong Sabarudin yang terjatuh akibat tertikam pisau. Pelaku kemudian nekad menikam orang Inda yang coba membantu Sabarudin. Tikaman pisau ini mengenai dada kiri. "Namun orang India itu tidak mengalami luka karena pisau yang ditusukkan mengenai telepon gengam di saku kirinya," kata Dharma. SUTARTO ------------------------------------------------------------------------------ No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.7/1194 - Release Date: 23/12/2007 17:27 [Non-text portions of this message have been removed]

