Memang benar, melihat doktrin ajaran umat tertentu dari perspektif ajaran lain
memang tidak fair, tidak akan matching. Justru harus dilihat dari fenomenologi
agama itu sendiri, baik secara historis maupun theologis.
Kalau dikatakan dogma trinitas sudah tuntas, nah ini statement yang menyesatkan
juga, sejak konsili nicea 325 doktrin masih mewariskan polemik hingga ini,
khususnya yang berkaitan dengan natur yesus (homoousios). Itulah sebabnya
trinitas yang dianut gereja2 barat (nicean) berbeda dengan gereja2 di timur
tengah (kapadokian). Prof Philip H Ashby dlm buku: "The Conflict of
Religion" menulis bahwa "Sejarah Kekristenan adalah suatu catatan
pertentangan terus-menerus" (The history of Christianity is a record of
constant conflict).
Sejarah dogmatika memang sangat kontroversial, suatu proses dialektika bergulir
dari unitarian ke binaritarian hingga trinitarian, dan sekarang muncul lagi
gereja unitarian yang menolak trinitas.
Salam
RDM
RM Danardono HADINOTO wrote:
> --- In [EMAIL PROTECTED] s.com , sFe <[EMAIL PROTECTED] ..>
> wrote:
>>
>> Raymond Touw: Jawablah pertanyaan saya kali ini: "Siapa sajakah
>>Tuhan orang Kristen yang disebut-sebut sebagai Tuhan yang Tiga itu
>>menurut Al'Quran? dan kutipkan ayatnya dengan lengkap..
> ===> Betapa linglungnya si raymond ini! Masakan dia tanyakan mengenai
> ajaran Kristiani dalam ajaran asing? Ini sami mawon, menanyakan,
> siapakah nabi Muhammad menurut Buddha... ya jawabannya jelas: Nobody!
> Ajaran Kristiani sudah lengkap dan tuntas jauh sebelum Islam muncul.
> Dan umat Kristiani tak membutuhkan kitab lain, seperti umat Buddha,
> umat Islam, umat yahudi tak membutuhkan kitab suci selain yang mereka
> anggap suci. Ya kan? Gitu aja kok repot?
> Lha orang Muslim buat apa repot repot urusin ajaran orang lain,
> urusin aja dapur sendiri..ya kan? Gak bakal nyambung, kemarin nggak,
> sekarang nggak, seribu tahun lagi juga nggak..
>
__________________________________________________________
Sent from Yahoo! Mail - a smarter inbox http://uk..mail.yahoo.com