Kritik terhadap Ciri-Ciri Sesat dari MUI : "Mengaku ada lagi Nabi Setelah Nabi Muhammad saw" _________________________________________________________________________________________
DIALOG IMAGINATIF MUI vs Ahmadiyah (JAI) : Ada NABI yang akan datang setelah Nabi Muhammad saw : JA : Kami berterima kasih kepada (fasilitator tv) dan Pak Ma'ruf dari MUI yang telah bersedia untuk melaksanakan dialog dengan kami dari JAI. Sebenarnya Dialog seperti inilah, yang diperlukan di negeri kita ini. Agar segala persoalan dapat dibicarakan secara kekeluargaan dan beradab sesuai dengan ajaran islam yang damai. JA : Islam sebenarnya meyakini masih ada nabi lagi setelah Rasulullah saw. MUI : Ah enggak betul itu. Jelas dikatakan dalm Quran NAbi Muhammad saw itu Khatamannabiyyin (penutup nabi-nabi) dan dalam belasan hadits menyatakan La Nabiyya Ba'di (tidak ada nabi sesudahku). Jadi islam jelas menyatakan bahwa TIDAK ADA lagi nabi setelah nabi Muhammad saw. JA : Begini PAk Ma'ruf (kalau perlu sambil menepuk tangannya dengan bersahabat). BUkankah Menurut akidah islam, Nabi Isa as akan datang lagi setelah naik ke langit? Kan berarti ada Nabi setelah Rasulullah saw? MUI : Ya itu betul nabi Isa as akan datang lagi. Tapi itukan bukan nabi baru. Nabi Isa sudah diangkat nabi sebelum nabi Muhammad saw, jadi bukan nabi sesudah nabi Muhammad saw. JAI : Tetapi kan berarti memang ada Nabi setelah nabi Muhammad saw, yaitu Nabi Isa as yang masih akan datang setelah Nabi Muhammad saw? MUI : Iya betul Nabi Isa akan turun dari langit sebelum Qiyamat nanti. Itu adalah bagian dari akidah islam. JA : Jadi MUI mengakui memang Nabi Isa as akan datang lagi setelah Nabi MUhammad saw. Dengan demikian pada prinsipnya dalam akidah islam pun percaya masih ada paling tidak satu Nabi lagi yang akan datang setelah Nabi Muhammad saw, yaitu Nabi Isa. MUI : Iya Nabi Isa as memang diyakini akan turun lagi sebelum Qiyamat. Tapi bukan MGA yang ngaku-ngaku sebagai nabi. Kalau nabi baru seperti itu tidak ada dalam akidah islam. JA : OK. Soal pengakuan pendiri JA yang kami anggap perbedaannya dengan kaum muslim lain adalah masalah penafsiran. Ternyata memang ada Nabi yang akan datang lagi setelah Nabi Muhammad saw yaitu Nabi Isa as yang diyakini umat islam akan turun dari langit. Jadi pada prinsipnya memang ada NABI setelah Rasulullah saw. MUI : Iya tapi bukan Nabi baru seperti MGA yang mengaku dapat wahyu dari ALLAH dan diutus sebagai NAbi. JA : Terima Kasih Pak Ma'ruf telah memberikan penjelasan bahwa ternyata memang NAbi Isa as akan datang lagi setelah Rasulullah saw. JAdi memang masih ada Nabi setelah Muhammad saw. MUI : Tidak ada pengakuan nabi baru lagi setelah Nabi MUhammad saw. Nabi Isa itu diangkat nabi sebelum NAbi Muhammad saw jadi turunnya nanti tidak dianggap sebagai Nabi setelah Nabi MUhammad saw. Kok masih enggak ngerti-ngerti sih. BUkannya seperti MGA JAI yang mengaku- ngaku sebagai nabi baru itu. JA : Ya kami mengerti pemahaman PAk Makruf, tapi NAbi Isa as diyakini memang akan turunnya sebelum Qiyamat bukan? berarti setelah Nabi MUhammad saw wafat? MUI : YA Nabi Isa as memang akan turun lagi nanti sebelum Qiyamat. Jadi bukan sekarang seperti pengakuan MGA. JA : Ok. Kalau demikian sebenarnya perbedaan JA dengan MUI adalah dalam soal penafsiran saja. KAmi percaya juga Bahwa Nabi Isa as memang akan datang lagi setelah NAbi Muhammad saw . Jadi JA dan MUI memiliki keyakinan yang sama dalam hal ini. Cuma beda penafsiran saja. MUI : Tetapi JA mengakui MGA sebagai nabi. Tidak betul itu. Tidak ada pengakuan nabi baru setelah Rasulullas saw. Itu tidak diakui dalam islam. JA : BAik untuk masalah itu dapat kita dialogkan selanjutnya. Saya berterima kasih kepada Pak Ma'ruf yang telah mengclearkan masalah kedatangan NAbi Isa as yang kedua kalinya. Supaya bermanfaat juga untuk diketahui bagi saudara- saudara muslim lainnya di indonesia. Bersambung Insya Allah....... [Non-text portions of this message have been removed]

